Breaking News:

Sejumlah Pasien HIV/AIDS di Indramayu Mau Berobat, tapi Terganjal Tunggakan BPJS, Akui Butuh Bantuan

Orang dengan HIV/AIDS atau ODHA di Kabupaten Indramayu sulit untuk mendapat pengobatan.

Kolase
Ilustrasi HIV/AIDS 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Orang dengan HIV/AIDS atau ODHA di Kabupaten Indramayu sulit untuk mendapat pengobatan.

Hal tersebut disampaikan pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Indramayu, Nurfadilah kepada Tribuncirebon.com, Rabu (18/11/2020).

Nurfadilah mengatakan, mereka terkendala soal administrasi mulai dari KTP, KK, dan Kartu BPJS.

"Ada yang memiliki BPJS mandiri, namun menunggak sehingga ketika akan dibantu oleh pemerintah, tunggakannya harus dilunasi terlebih dahulu," ujar dia.

Padahal, mereka harus rutin mengonsumsi obat khusus berupa ARV.

Belum lagi, disebutkan Nurfadilah, risiko penularan dari HIV/AIDS sendiri.

Ia juga mendorong agar semua pihak terkait bisa membantu sejumlah permasalahan tersebut, mengingat pentingnya pengobatan terhadap ODHA.

“Inilah pentingnya kerjasama semua stakeholder untuk dapat membantu ODHA dan sekaligus menghentikan penularan baru HIV/AIDS”, ujar Nur Fahilah.

Sementara itu, Kepala Baznas Kabupaten Indramayu, H Mudor mengatakan, pihaknya berjanji akan membantu permasalahan yang dihadapi ODHA di Kabupaten Indramayu.

“Kami dari Baznas siap membantu sekalipun dengan dana yang terbatas. Kami ada program untuk membatu mereka yang tidak mampu," ujarnya. 

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved