Breaking News:

Penanganan Virus Corona

Calon Kepala Daerah Diminta Perketat Penerapan Protokol Kesehatan Saat Kampanye Pilkada

Para calon kepala daerah diharapkan menerapkan protokol kesehatan 3M saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Penulis: Mutiara Suci Erlanti | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Humas Jabar
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum 

TRIBUNCIREBON.COM- Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menyatakan, pengawasan penerapan protokol kesehatan dalam masa kampanye Pilkada Serentak 2020 di Jabar harus diperketat.

Para calon kepala daerah diharapkan menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, dengan ketat saat berkampanye.

"Pemantauan kampanye calon kepala daerah harus dilakukan. Apakah mereka menerapkan social distancing atau tidak. Memakai masker atau tidak," kata Uu Ruzhanul Ulum di Kota Cirebon, Rabu (18/11/20).

Baca juga: Chieka Annisa Peserta Indonesian Idol 2021, Buat Quotes Poligami Bikin Anang Syok, Trending Youtube

Baca juga: Sule Ngamuk Ditanya Soal Teddy & Warisan Lina, Suami Nathalie Holscher: Jangan Ngusik Lagi Masa Lalu

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota, kata Uu, harus terlibat dalam pengawasan kampanye calon kepala daerah. Jika itu dilakukan, lonjakan kasus akibat Pilkada Serentak 2020 bisa diantisipasi.

Uu meminta kepada Pejabat Sementara (Pjs) bupati/wali kota di daerah yang menggelar Pilkada 2020 untuk memperketat pengawasan dan pemantauan kampanye.

"Satgas termasuk di dalamnya Pjs harus meningkatkan pemantauan dan juga penguatan terhadap masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam suasana Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)," ucapnya.

Sebanyak delapan kota dan kabupaten di Jabar menggelar Pilkada Serentak 2020. Kedelapan daerah tersebut yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran dan Kota Depok.

Baca juga: Bupati Cirebon Janji Segera Kirimkan Surat PCNU ke Satgas Penanganan Covid-19 Nasional

 Uu juga menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam mengendalikan sebaran Covid-19. Ia pun menyarankan agar dilakukan pengetesan Covid-19 saat kampanye.

"Money politic harus diawasi. Urusan SARA pun harus diawasi. Tapi jangan sampai lupa untuk mengawasi protokol kesehatan," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved