Breaking News:

Habib Rizieq Shihab Pulang

PCNU Kabupaten Cirebon Jengkel, Kerumunan Loyalis Habib Rizieq Dibiarkan: Kami Batalkan Acara Besar

Ia mengatakan, dua kegiatan itu ialah Losari Bershalawat dan Sedong Bershalawat yang rencananya mengundang Habib Syekh bin Abdul Qadir Assegaf.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kedatangan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Puncak Bogor disambut ribuan simpatisan, Jumat (13/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PCNU Kabupaten Cirebon menilai Satgas Penanganan Covid-19 tajam di bawah tapi tumpul di atas.

//

Hal itu terbukti dari peristiwa berkumpulnya ribuan orang menyambut kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air beberapa waktu lalu.

Beberapa hari selanjutnya kerumunan massa juga terjadi saat pernikahan puteri Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, DKI Jakarta.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozie, mengatakan, pada Oktober 2020 jajaran pengurus NU dari tingkat cabang sampai ke tingkat ranting sibuk menyelenggarakan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Namun, pihaknya membatalkan dua kegiatan besar yang menjadi rangkaian peringatan HSN 2020 dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: PCNU Kabupaten Cirebon Ikut Laporkan Kerumunan Massa Habib Rizieq: Itu Tontonan yang Memprihatinkan

"Kami batalkan dua agenda besar warga NU, karena dilarang Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan," ujar Aziz Hakim Syaerozie saat ditemui usai menyerahkan surat untuk Satgas Penanganan Covid-19 Nasional melalui Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (18/11/2020).

Ia mengatakan, dua kegiatan itu ialah Losari Bershalawat dan Sedong Bershalawat yang rencananya mengundang Habib Syekh bin Abdul Qadir Assegaf.

Dua kegiatan itu dinilai memicu kerumunan massa yang berpotensi menjadi penyebaran virus corona sehingga satgas tingkat kecamatan melarangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved