Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Daniel Mutaqien Bilang Indramayu Bisa Lampaui Daerah Maju di Jabar: IPM Meningkat Drastis

Hal tersebut dinilai Daniel Mutaqien Syafiuddin qsetelah melihat kondisi perkembangan Kabupaten Indramayu dalam beberapa periode terakhir.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Daniel Mutaqien Syafiuddin, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Calon Bupati Indramayu nomor urut 3, Daniel Mutaqien Syafiuddin memandang Kabupaten Indramayu akan sejajar bahkan melampaui daerah maju yang ada di Jawa Barat.

Hal tersebut dinilai Daniel Mutaqien Syafiuddin qsetelah melihat kondisi perkembangan Kabupaten Indramayu dalam beberapa periode terakhir.

Daniel Mutaqien Syafiuddin mengatakan, perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Indramayu berkembang pesat.

Tingkat pertumbuhan itu bahkan tertinggi ketiga di Jawa Barat, di bawah Kota Bandung dan Kota Bekasi.

"IPM kita memang peringkat 4 dari bawah karena kita telat start dengan daerah lain, tapi pertumbuhan IPM kita luar biasa, kita dibawah tertinggi ketiga dibawah Kota Bandung dan Bekasi yang mana notabenenya mereka daerah perkotaan, kita yang daerah agraria atau desa bisa menyaingi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (18/11/2020).

Pesatnya peningkatan IPM ini, disebutkan Daniel Mutaqien Syafiuddin, tidak terlepas dari program kerja yang sudah dilakukan pemimpin pada periode sebelumnya.

Sebagai penunjang, Kabupaten Indramayu juga tengah mengonsep Kawasan Peruntukan Industri (KPI) sebagai pusat ekonomi nanti, lahan seluas 20 ribu hektare disiapkan untuk dibangun berbagai pabrik industri.

Adanya KPI ini tentu sejalan dengan upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Indramayu.

Meski dikembangkan sebagai kawasan industri, Kabupaten Indramayu, disebutkan Daniel, tetap berpegang teguh pada daerah agraris dengan mempertahankan lahan pesawahan abadi seluas 89 ribu hektare.

"Kawasan Industri ini dibangun di lahan tadah hujan atau non irigasi teknis. Jadi tidak menganggu lahan pertanian petani," ujar dia.

Daniel melanjutkan, konsep tersebut sudah didesain matang saat kepemimpinan mantan Bupati Indramayu Anna Sophana.

Jika kelak terpilih menjadi Bupati, Daniel Mutaqien Syafiuddin ingin melanjutkan konsep tersebut sehingga kemajuan Kabupaten Indramayu bisa terwujud.

"Sekarang beberapa investor sudah masuk, termasuk di Kecamatan Kerangkeng itu akan dibangun pabrik sepatu dengan daya serap tenaga kerja mencapai puluhan ribu," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved