Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Tukang Becak di Indramayu Konvoi dan Kayuh Becak 23 Kilo Demi Bertemu Paslon Sholawat

Puluhan tukang becak di Kabupaten Indramayu rela mengayuh becak dari Pasar Kecamatan Terisi menuju Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Indramayu Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) saat menyambut rombongan tukang becak di posko pemenangan di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Minggu (15/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Puluhan tukang becak di Kabupaten Indramayu rela mengayuh becak dari Pasar Kecamatan Terisi menuju Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang.

Mereka konvoi mengayuh becak sejauh 23 kilometer dengan waktu tempuh dua jam demi bertemu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Indramayu Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) pada Pilkada Kabupaten Indramayu di posko pemenangan.

Setibanya di Rumah Pemenangan Sholawat, mereka disambut oleh Sholihin dan Ratnawati.

Baca juga: PROMO Indomaret Super Hemat dan Harga Heboh Berlaku hingga 17 November 2020, Cek Katalog Promonya!

Baca juga: Gejala-gejala Diabetes yang Jarang Disadari, Kenali Ciri-cirinya Sebelum Membahayakan

Baca juga: Polda Jabar Beri Syarat untuk Satpam Agar Bisa Pakai Seragam Berpangkat, Wajib Ada Ijazah SMA & KTA

Baca juga: Tangisan Ustaz Abdul Somad Pecah di Hadapan Habib Rizieq, Bicara Soal Kecintaan pada Keturunan Nabi

Komunitas tukang becak lainnya yang biasa mangkal di Kecamatan Jatibarang juga terlihat ikut menyambut.

Seorang tukang becak, Sarjono, mengatakan, aksi yang dilakukan para tukang becak ini sebagai bentuk dukungan demi terciptanya perubahan di Kabupaten Indramayu.

“Kami bosan mendengar pemimpin Indramayu selalu terlibat korupsi. Kami ingin pemimpin yang bersih dan peduli. Kami hanya percaya kepada pasangan Sholihin-Ratnawati,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (15/11/2020).

Ia juga menceritakan, selama perjalanan banyak warga yang meminta rombongan tukang becak untuk berhenti sejenak.

Masyarakat yang mereka temui ingin menitipkan salam kepada paslon Sholawat.

Seragam kaus Sholawat yang para tukang becak kenakan lengkap dengan topi bertuliskan nomor urut 1 itu banyak menyita perhatian.

"Ada yang bilang, 'Bapak tukang becak, tolong mampir sebentar ada makanan dan minuman, mohon sampaikan salam kami ke Pak Sholihin dan Bu Ratna'," ucapnya.

Baca juga: Satu Rumah di Sumedang Tersambar Petir Saat Hujan Deras, Televisi dan Kulkas Rusak

Muhamad Sholihin mengaku terharu dengan aksi yang dilakukan para tukang becak.

Ia bahkan menyebut walau dari kalangan masyarakat kecil tapi para tukang becak adalah tamu agung.

“Tamu agung itu tak harus identik dengan pejabat tinggi negara. Tapi wong cilik seperti tukang becak ini juga harus dihormati sebagai tamu agung,” ujar dia.

Di tempat yang sama, Ratnawati menambahkan, walau harus menempuh perjalanan jauh, mereka tetap bersemangat menyampaikan dukungannya kepada pasangan Sholawat.

Baca juga: Terlalu Lama Pakai Cincin, Hotline Manalu Datangi Mako Pemadam Kebakaran Kota Cimahi

Ia pun berjanji akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan para tukang becak untuk dimasukan dalam program dalam membangun Kabupaten Indramayu jika kelak terpilih.

“Ini dukungan yang luar biasa. Saya kagum dengan ketulusan para tukang becak ini datang jauh-jauh menemui kami untuk menyampaikan dukungannya," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved