Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Pelaku Perusakan APK Paslon Sholawat Tertangkap Kamera CCTV, Bakal Dilaporkan ke Polisi

Ia menilai, kontestasi Pilkada Indramayu 2020 yang seharusnya diwarnai tarung ide dan gagasan justru dinodai oleh aksi premanisme.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Indramayu Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) saat menyambut rombongan tukang becak di posko pemenangan di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Minggu (15/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pelaku perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) tertangkap kamera CCTV.

Kejadian itu diketahui terjadi pada Sabtu (14/11/2020) dini hari pukul 01.30 WIB di wilayah Karangampel.

Dalam video berdurasi 01.33 detik tersebut mempertontonkan aksi dua orang pria tidak dikenal yang merusak APK menggunakan tangan kosong dengan sengaja.

Pantauan Tribuncirebon.com, kedua pria itu awalnya datang menggunakan sepeda motor.

Setelah turun dari kendaraannya, salah seorang dari pelaku langsung merusak APK dengan cara menendang. Namun, ia terjungkal dan terjatuh di pinggir jalanan.

Tak habis disitu, pria itu lalu bangkit dan meraih lubang yang berfungsi untuk melintasnya angin, APK itu langsung ia robek.

Pria lainnya, mencoba merusak dengan menggunakan dahan kayu yang tergeletak di jalanan lalu memukul-mukuli APK. Namun, usahanya juga tidak berbuah hasil.

Ia lalu melempar dahan kayu tersebut dan dengan menggunakan tangan kosong merobek APK dari lubang angin seperti yang dilakukan oleh rekannya.

Tim pemenangan Paslon Sholawat, Herman Khaeron mengatakan, rekaman CCTV tersebut akan dijadikan alat bukti untuk pelaporan kepada polisi.

"Kami sudah mendapatkan barangbukti dan barangbukti ini akan kami laporkan kepada pihak yang berwajib dan saya kira ini sangat mudah diungkap oleh pihak kepolisian," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di Gedung PCNU Kabupaten Indramayu, Minggu (15/11/2020).

Herman Khaeron mengatakan, perusakan APK paslon Sholawat diketahui sudah masif terjadi. Jika ditotal sudah ada 70 titik APK yang dirusak.

Rusaknya APK itu tersebar diberbagai titik, mulai dari wilayah Karangampel, Pamayahan, Kedokanbunder, Losarang, Hingga Lohbener.

"Tetapi kami tetap menahan diri, dan meminta kepada seluruh kader kepada seluruh simpatisan untuk menahan diri," ujar dia.

Di tempat yang sama, Calon Bupati Indramayu, Muhamad Sholihin sangat menyayangkan tindakan tersebut.

Ia menilai, kontestasi Pilkada Indramayu 2020 yang seharusnya diwarnai tarung ide dan gagasan justru dinodai oleh aksi premanisme.

"Perusakan itu sudah pidana murni ya, bukan lagi pidana pemilu, kami sedang mengkaji dan barang bukti sudah ada," ujar dia.

"Namun, kita tetap mengimbau kepada kader untuk tetap tenang, kondusif. Biarkan tim advokasi hukum yang melakukan langkah-langkah termasuk pelaporan," lanjut Muhamad Sholihin.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved