Breaking News:

Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Dinas Pertanian Kuningan Kenalkan Pupuk Nitrea Pada Petani

Dia mengatakan tahun 2020 ada pengurangan alokasi pupuk subsidi sebesar 900 ribu ton.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Ilustrasi: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan inspeksi dadakan (Sidak) di gudang pupuk PT Pupuk Kujang di Kabupaten Indramayu, Sabtu (5/9/2020). 

Laporan Kontibutor Kuningan, Ahmad RIpai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN -
Kelangkaan pupuk subsidi terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kuningan, ini disebabkan adanya pengurangan jumlah alokasi pupuk subsidi tahun 2020.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan Ukas Suharfaputra, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/11/2020).

Dia mengatakan tahun 2020 ada pengurangan alokasi pupuk subsidi sebesar 900 ribu ton.

“Pemotongan alokasi pupuk subsidi secara nasional dari 8,8 juta ton tahun 2019 jadi 7,9 juta ton tahun ini. Otomatis ini menimbulkan kekurangan yang masif di berbagai daerah," kata Ukas.

Sedangkan kebutuhan pupuk subsidi Kabupaten Kuningan yang pertahun mencapai 80 ribu ton daan kini mengalami kekurangan hingga 8 ribu ton. 

“Meski begitu Diskatan Kabupaten Kuningan telah berupaya meminta penambahan alokasi pupuk subsidi. Namun dari 8 ribu ton yang diminta, hanya 5 ribu ton saja yang diberikan oleh Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Kebutuhan pupuk Itu tidak bisa mengkaver kebutuhan semua petani di masing-masing Kecamatan.

“Sedangkan di Kuningan ada sebanyak 8 kecamatan yang jadi sentra padi di Kuningan saja," ungkapnya.

Upaya meminta alokasi tambahan lagi kepada Kementerian Pertanian, pun terus di lakukan.

“Namun permintaan tersebut ditolak. Untuk itu saat ini kami (Diskatan, red) membimbing petani untuk bisa menghadapi situasi ini dengan beralih ke pupuk nonsubsidi," katanya.

Pupuk nonsubsidi di pasaran saat ini harganya lebih mahal dibandingkan pupuk subsidi.

“Namun memiliki keunggulan lebih. Ya, pupuk nitrea ini dosisnya dibawah urea. Jadi kalau urea itu 100 kg, nitrea ini cukup 30 kg, jadi Walau harganya mahal tapi kan volumenya lebih kecil, jadi jatuhnya tidak jauh berbeda," katanya.

Baca juga: Lagi Asyik Nonton Tayangan Reality Show Polisi, Seorang Istri Tak Sengaja Pergoki Suaminya Selingkuh

Baca juga: Profil Jenderal Sutarman yang Menolak Tawaran Jokowi Jadi Duta Besar dan Memilih Bertani di Kampung

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved