Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Akademisi Menilai KPU Indramayu Terlalu Terburu-buru Terapkan Rekapitulasi Digital di Pilkada Nanti

KPU terkesan terburu-buru untuk menerapkan aplikasi berbasis mobile tersebut tanpa memperhatikan sisi dampak yang akan terjadi kedepannya.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Pengamat politik sekaligus akademis asal Kabupaten Indramayu, Hadi Santosa menilai KPU Indramayu terkesan terburu-buru untuk menerapkan aplikasi berbasis mobile. 

Melainkan harus dilihat dari sisi pemanfaatannya.

Apakah menambah nilai lebih atau tidak.

Adapun untuk titik blank spot atau wilayah yang tidak tercover sinyal.

Menurutnya, Kabupaten Indramayu memang tidak terlalu terkendala.

Hanya saja ia, menyoroti soal kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dengan persiapan yang mepet.

Hadi Santosa menilai potensi ketidak puasan dari para paslon pun nantinya akan sangat besar.

Imbasnya, konduktivitas di tengah masyarakat akan terpecah karena menilai penyelenggara Pilkada memiliki keberpihakan.

"Sebenar apapun pekerjaan KPU kalau ada kesalahan sekecil apapun dia bisa diserang nantinya. Jadi jangan terburu-buru," ujar dia.

Baca juga: Ajakan Janda Usia 17 Tahun Main ke Kamar Kos Berujung Maut, Pemuda Ini Dibuat Tak Berdaya Lalu Tewas

Baca juga: Zodiak Cinta Besok Jumat, 13 November 2020: Libra Pihak Ketiga Ikut Campur, Aquarius Merasa Seksi

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved