Breaking News:

Setiap Tahun Ada 400 PNS Pensiun di Kuningan, Formasi CPNS 2021 Segera Masuk Bahasan Kerja Pemkab

Pada open biding tersebut akan muncul 3 orang calon pejabat eselon II, yang siap mengisi posisi jabatan kepala dinas dan staf ahli bupati.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Ahmad Ripai/Tribuncirebon.com
Sekda Kuningan DR H Dian Rahmat Yanuar 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Setiap tahunnya 400 Pegawai Ngeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kuningan pensiun.
“Jumlah ratusan PNS pensiun itu terhitung sejak tahun 2014 hingga sekarang,” kata Sekretaris Daerah Kuningan, Dian Rahmat Yanuar kepada wartawan, Selasa (10/11/2020).
Sampai saat ini Pemkab Kuningan belum membahas kekurangan PNS akibat pensiun setiap tahunnya.
Formasi CPNS 2021 Pemkab Kuningan menurutnya akan segera masuk bahasan kerja pemkab.
”Kita masih fokus dalam kegiatan open biding dan kini prosesnya masuk tahapan wawancara,” kata Dian yang juga mantan Kadisdik Kuningan.
Kegiatan open biding, kata dia, ini diikuti sebanyak 26 pejabat eselon III dan untuk mengisi jabatan eselon II.
“Di antarnya untuk kepala dinas dan staf ahli bupati,” ujarnya.
Pada open biding tersebut akan muncul 3 orang calon pejabat eselon II, yang siap mengisi posisi jabatan kepala dinas dan staf ahli bupati.
“Ketika ketiga orang muncul, kebijakan penentuan dan penilaiannya. Bupati otomatis ikut terlibat dalam menetukannya juga,” katanya.
Mengenai jumlah penerimaan CPNS 2019, kata dia, diakui Kabupaten Kuningan masih mengalami kekurangan tenaga.
”Terutama untuk tenaga kesehatan dan kita akan lakukan pembahasan bareng pimpin, soal regulasi dan formasinya bagaimna,” katanya. 
Sekedar informasi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan telah mengumumkan hasil seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Hasilnya, 165 orang berhasil lolos dalam seleksi tersebut.
"Dari jumlah kuota yang ditetapkan sebanyak 184 formasi yang ada, 19 di antaranya kosong karena minimnya jumlah pelamar," ungkap Kepala Badan Kepegawaian Peningatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kuningan, yakni Nurahim saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/11/2020). 
Sebanyak 19 kuota yang kosong itu untuk tenaga kesehatan itu posisi dokter gigi 14 orang, penyuluh kesehatan masyarakat 1 orang, dokter spesialis bedah syaraf 1 orang, spesialis forensik 1 orang, dokter kandungan 1 orang dan patologi anotomi 1 orang.
"Untuk pengisian kuota tadi, kita belum bisa menyatakan apapun dan ini akan menjadi laporan pimpinan," katanya.
Menurut Nurahim dari 5.515 orang yang melamar CPNS di Kabupaten Kuningan.
"Hanya 165 orang saja yang dinyatakan lulus dan siap menjadi pegawai negeri," katanya.
Dari kuota sebanyak tadi, kata Nurahim, komposisinya yaitu 113 orang guru, 68 orang tenaga kesehatan dan 3 orang tenaga teknis.
"Berdasarkan rekap kegiatan sebelumnya, jumlah melamar di awal 5.515, kemudian yang lulus seleksi administrasi 4.423, yang lulus SKD dan berhak mengikuti SKB 449. Yang mengikut SKB 442 dan yang lulus seleksi akhir dan diterima 165 orang," ujarnya.
Terhadap 165 orang yang dinyatakan lolos seleksi, kata dia, mereka itu harus menyerahkan berkas melalui aplikasi sscn hingga batas waktu 15 November nanti.
"Kami menargetkan, pada 1 Desember 2020 para calon CPNS tersebut sudah bisa menerima SK (Surat keterangan,red)," katanya.(*)
 
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved