Breaking News:

River Tubing untuk Isi Liburan Akhir Pekan di Kuningan, Memicu Adrenalin di Sungai Cisanggarung

untuk wisata river tubing alias arung jeram, baru ada tiga tempat. Itu pun satu di antaranya belum diaktifkan kembali.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa/Dokumentasi Bumdes Sukaimu
River Tubing, wisata perairan yang dikelola BUMDes Sukaimut, Kecamatan Garawangi, dengan memanfaatkan aliran Sungai Cisanggarung. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad RIpai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Tempat wisata di Kuningan semakin banyak dan tersebar di hampir setiap daerah. Termasuk di dalamnya wisata perairan.

Namun untuk wisata river tubing alias arung jeram, baru ada tiga tempat. Itu pun satu di antaranya belum diaktifkan kembali.

“Ada di Desa Kertawirama atau di kawasan Curug Bangkong, kemudian ada di Desa Windujanten, Kecamatan Kudugede dan ada di Desa Sukaimut, Kecamatan Garawangi,” ungkap Pembina Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Kuningan, Samsudin alias Samjep saat dihubungi melalui ponsel, Jum’at (6/11/2020).

Baca juga: Viral! Dua Orang Diduga Petugas Kebersihan di Majalengka Buang Sampah di Sungai, Netizen: Kok Bisa?

Baca juga: Klaster Pesantren Terus Bermunculan, Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Minta Swab Test Berkala

Baca juga: Bus Ikfa Rizky Terbakar Hebat di Tol Palikanci, Tak Ada Korban Jiwa, Sopir Berhasil Meloloskan Diri

Baca juga: Bantuan Presiden untuk UMKM Rp 2,4 Juta Disunat Oknum Rp 300 Ribu-Rp 1 Juta, Bupati Garut Sudah Tahu

Samjep yang juga divisi online Genpi Jabar ini mengatakan, pengelolaan wisata perairan itu, diketahui semua melalui pengawasan desa dan manajemen dilakukan oleh masing – masing Bumdes (Badan Usaha Milik Desa, red).

“Semua river tubing itu berada di daerah aliran sungai Cisanggarung,” ungkapnya.

Untuk menikmati river tubing di kawasan Curug Bangkong, kata dia, cukup membayar uang Rp 10 ribu.

“Wisatawan bisa menikmati permainan air atau iatilah daerah papalidan,” katanya.

Sementara itu, Dani, Kepala Desa Kertawarima, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan ini menyebutkan bahwa sejarah objek wisata Curug Bangkong hingga terkenal bermula pada tahun delapan puluhan (1980).

"Namun untuk bisa terkenal seperti sekarang belum lama ini,” kata Dani.

Wisatawan saat menikmati papalidan alias river tubing di Aliaran Sungai Cisanggarung, Desa Sukaimut, Kecamatan Garawangi
Wisatawan saat menikmati papalidan alias river tubing di Aliaran Sungai Cisanggarung, Desa Sukaimut, Kecamatan Garawangi (Istimewq/Dokumentasi BumDes Sukaimut)

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved