Breaking News:

Virus Corona Indramayu

Makin Mengkhawatirkan Kasus Covid-19 di Indramayu Terus Bertambah, Terakhir Bertambah 23 Kasus Baru

dalam update level kewaspadaan terbaru oleh Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Indramayu dinilai mampu mengendalikan penyebaran virus.

Freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dalam beberapa hari terakhir, lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu makin mengkhawatirkan.

Bahkan pada Rabu 4 November 2020 kemarin, menjadi rekor penambahan kasus terbanyak dalam sehari selama Covid-19 mewabah, dengan penambahan sebanyak 23 pasien baru.

Padahal, dalam update level kewaspadaan terbaru oleh Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Indramayu dinilai mampu mengendalikan penyebaran virus.

Dalam update terbaru, Kabupaten Indramayu berhasil mempertahankan status zona kuning atau risiko rendah bersama dengan Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sumedang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, penyebab terjadinya lonjakan kasus tersebut seiiring dengan masifnya tracing dan testing yang dilakukan.

"Hasil dari tracing dan testing yang kita laksanakan minimal itu 20-25 orang untuk kontak erat dari pasien yang terkonfirmasi. Serta testing kita seperti yang diharapkan sekitar 275 per hari," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (6/11/2020).

Kendati demikian, pemicu utama yang menyebabkan lonjakan kasus terjadi karena semakin abainya masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

"Saya melihat ada hubungan juga situasi dimana masyarakat sangat abai," ujar dia.

Hal tersebut dibuktikan melalui hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional yang mencatat hanya sekitar 40 persen saja masyarakat yang patuh melakukan protokol kesehatan.

Kondisi tersebut pun, dinilai Deden Bonni Koswara sangat memprihatinkan.

Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu pun kini tengah menyusun kebijakan agar perilaku di tengah masyarakat bisa berubah.

Baca juga: Kabar Baik, 12 Pasien di Indramayu Sembuh dari Covid-19, Kasus Positif dan Meninggal Bertambah Juga

Baca juga: Teddy Mengamuk, Berkas Warisan Lina Sudah Diambil Putri Delina Secara Diam-diam, Putri Ogah Ketemuan

Mulai dari pembentukan divisi perubahan perilaku di dalam Satgas Covid-19, merutinkan lagi operasi yustisi, memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di tingkat RW, dan memusatkan perawatan isolasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala.

"Ini agar masyarakat itu paham dan mengerti bahwa kita memberikan saran 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) itu bukan karena program pemerintah, melainkan untuk mereka sendiri," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved