Breaking News:

Seorang Warga Kota Sukabumi Meninggal Dunia Positif Covid-19, 18 Orang Lainnya Terkonfirmasi Positif

untuk kasus pasien yang terkonfirmasi bertambah sebanyak 19 orang, 7 di antaranya laki-laki dan 12 lainnya perempuan dewasa.

Istimewa
Ilustrasi - Proses pemakaman PDP Corona di Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi. 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Sebanyak 19 warga Kota Sukabumi dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, satu orang di antaranya meninggal dunia.

Dengan penambahan itu, kasus pasien terpapar Covid-19 tercatat mencapai 511 pasien.

"Pasien yang meninggal itu disertai dengan penyakit penyerta, dan lansia berasal dari Kelurahan Tipar," kata Jubir Penangnan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Resesi Ekonomi Melanda Indonesia, Ini Dampak Yang Akan Dirasakan Masyarakat dan Cara Menghadapinya

Baca juga: Jadi Sorotan di Dalam Negeri, Menkes Terawan Justru Diundang WHO Bicara Penanganan Covid-19

Baca juga: Bupati KBB Murka Lihat Isi Kulkas Dirut RSUD Cikalong Wetan Penuh Cemilan, tapi Karyawan Gak Digaji

Baca juga: Pria Minum Darah Segar Mantan Istri Seusai Membacok hingga Tewas, Begini Kronologisnya

Sedangkan lanjut dia, untuk kasus pasien yang terkonfirmasi bertambah sebanyak 19 orang, 7 di antaranya laki-laki dan 12 lainnya perempuan dewasa.

'Dari sebanyak 19 kasus penambahan itu, dua orang tersebar dihampir tujuh kecamatan di Kota Sukabumi, seperti Kecamatan Gunungpuyuh, Cikole, Citamiang dan Subangjaya," katanya

Wahyu menjelaskan, tidak semua kasus yang ada di kelurahan yang sama merupakan satu klaster. Seperti halnya, 2 kasus penambahan di Kelurahan Tipar  tidak berhubungan diantara keduanya.

"Begitupun dengan kasus penambahan di Kelurahan Sukakarya, tidak satu klaster. Namun mereka terpapar dari pasien sebelumnya," ucapnya.

Ia menjelaskan, adanya penambahan sebanyak 19 pasien positif terkonfirmasi Covid-19 membuat angka bertambah dari 492 menjadi 511 orang.

"Dari kasus 511 orang itu, sebanyak 391 diantaranya telah dinyatakan sembuh, dan 111 lainnya masih diisolasi, sedangkan untuk kasus kematian mencapai 9 orang," katanya. 

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved