Breaking News:

Dulu Saling Cinta, Setelah Menikah Sering Bertengkar, Suami Bunuh Istri, Minum Darah, Kencingi Jasad

Pembunuhan terhadap Sawari Binti Riduan (18) warga Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues (Galus)

Istimewa
Ilustrasi jenazah di kamar mayat 

TRIBUNCIREBON.COM, ACEH - Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Ariska Afandi alias Gok (25), warga Kampung Kute Baru, Kecamatan Linge, Aceh Tengah terhadap mantan istrinya sendiri yakni Sawari Binti Riduan (18), meninggalkan cerita yang mengejutkan.

//

Pembunuhan terhadap Sawari Binti Riduan (18) warga Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues (Galus) yang terjadi pada 28 Desember 2018 dan terbongkar 16 Oktober 2020 lalu, direkonstruksi alias reka ulang.

Pada reka ulang yang dilakukan di halaman Mapolres Gayo Lues, Rabu (4/11/2020) itu, terungkap sejumlah fakta yang cukup mengejutkan dan bikin ngeri pada kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Ise-ise, Kecamatan Pantan Cuaca, Gayo Lues (Galus) atau pada lintasan Blangkejeren-Takengon.

Sebab, selain sempat meminum darah segar yang muncrat seperti air mancur dari tubuh korban, tersangka Gok juga mengencingi tubuh mantan istrinya itu yang tak berdaya akibat dibacok beberapa kali, sebelum kemudian ditinggalkan usai ditutupi dengan daun pepohonan.

Dalam rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut di halaman Mapolres Galus di Blangsere, tersangka memperagakan sebanyak 28 adegan.

Kegiatan rekonstruksi itu mendapat penjagaan ketat oleh aparat keamanan.

Kapolres Gayo Lues (Galus), AKBP Carlie Syahputra Bustamam, didampingi Kasat Reskrim Iptu Irwansyah, kepada Serambinews.com, Rabu (4/11/2020), mengatakan, dalam rekonstruksi kasus pembunuhan berencana oleh tersangka terhadap mantan istrinya itu, turut dihadirkan 3 orang JPU dari Kejari Gayo Lues.

Baca juga: Keinginan Mulia Akbar Bocah Pemulung yang Baca Alquran di Jalan Braga Bandung, Ingin Bikin Pesantren

"Pembunuhan itu terbilang sadis dan ternyata telah direncanakan jauh hari oleh tersangka yang sudah berniat menghabiskan nyawa mantan istrinya itu dengan menyiapkan sebilah pisau,"sebut Kapolres.

Disebutkan AKBP Carlie, ada 27 adegan yang diperagakan tersangka dalam reka ulang itu. Selain tersangka meminum darah segar yang keluar dari tubuh korban, pelaku juga sempat mengencingi tubuh korban yang sudah tidak berdaya usai ditikam beberapa kali, sebelum mayatnya ditinggalkan di semak-semak dan dibuang ketempat lain yang diperagakan pada adegan ke-18 oleh tersangka.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved