Breaking News:

VIDEO - Dua Anggota Geng Motor Sikat Warga Pakai Pedang dan Balok, Tak Tahunya Salah Sasaran

Dua anggota geng motor asal Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang menganiaya dua orang warga hingga babak belur

Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Dua anggota geng motor asal Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang menganiaya dua orang warga hingga babak belur di Dusun Cigalagah, RT 1/1, Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang.

Peristiwa yang terjadi pada 31 Oktober 2020 itu, bermula saat kedua pelaku berinisial AS (26) dan W (25) bersama enam orang temannya akan melakukan balas dendam terhadap salah satu geng motor lain, namun aksi tersebut salah sasaran.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto, mengatakan, saat itu anggota geng motor tersebut berboncengan dengan menggunakan empat sepeda motor atau satu motor digunakan oleh dua orang.

"Jadi, geng motor ini dari arah Kecamatan Paseh menuju Kecamatan Buah Dua, komvoi dengan membawa alat-alat untuk melakukan penganiayaan," ujarnya saat gelar perkara di Mapolres Sumedang, Selasa (3/11/2020).

Eko mengatakan, anggota geng motor ini niatnya menyerang salah satu anggota geng motor asal Kecamatan Buah Dua, tetapi yang menjadi sasarannya malah Hendi Junaedi (32) dan Teguh (30) yang merupakan warga setempat.

"Mereka menganiaya korban atas nama Hendi dan Teguh, dimana keduanya ini setelah diklarifikasi bukanlah anggota geng motor," kata Eko.

Baca juga: Harga HP Oppo Terbaru November 2020: Lengkap Mulai Oppo Reno4, Oppo A53, Oppo A92, Oppo A1K

Baca juga: KBM Tatap Muka di Kabupaten Cirebon Boleh Digelar di Sekolah Zona Biru, tapi Orang Tua Harus Izinkan

Kedua pelaku itu, lanjut Eko, melakukan penganiayaan dengan menggunakan balok dan pedang hingga Hendi Junaedi mengalami luka sobek pada kepala, sedangkan Teguh mengalami luka memar pada tangan akibat dipukul balok.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved