Breaking News:

Mantan Pangkostrad Letjen Djamari Chaniago Jadi Ketua Moge yang Aniaya 2 TNI: Persoalan Kecil

Pernyataan ini diucapkan mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Djamari Chaniago dalam sebuah channel Youtube Madaysinatra.

Istimewa
Anggota TNI dikeroyok geng motor gede di Bukittinggi, Sabtu (30/10/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Mantan Pangkostrad menjadi ketua rombongan moge Harley Davidson yang aniaya anggota TNI.

Menurutnya hal tersebut hanya kesalahpahaman belaka.

Pernyataan ini diucapkan mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Djamari Chaniago dalam sebuah channel Youtube Madaysinatra.

"Sudah selesai, jangan lagi kau tanya-tanya. Pak Dandim ada, Pak Subdenpom ada. Itu kesalahpahaman saja. Biasa itu, apa persoalan kecil saja bisa jadi besar," katanya.

Sementara menjawab duduk persoalan yang terjadi dalam insiden di Simpang Tarok, Djamari mengatakan, "Enggak ada apa-apa. Naik motor, padat sekali. Jatuh mungkin."

Dalam video tersebut Djamari yang berkaos hijau bertuliskan Long Way Up Sabang Island, menjawab pertanyaan beberapa orang di sekitarnya.

Belum diketahui di mana perbincangan ini terjadi.

Djamari juga memastikan, rombongan moge tidak memiliki kegiatan setelah kejadian di Simpang Tarok.

Rombongan akan berkegiatan atau melanjutkan perjalanan jika sudah mendapatkan izin dari Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara.

Rombongan Moge Harley Davidson Dipimpin Mantan Pangkostrad

Halaman
1234
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved