Breaking News:

Virus Corona Kuningan

Masuk Zona Oranye Covid-19, Kuningan Siap Laksanakan KBM Tatap Muka

Dalam Pelaksanaanya, kata dia, satuan pendidikan di wilayahnya mempersiapkan formulasi KBM tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
TribunJabar.id/Fauzi Noviandi.
Ilustrasi Sejumlah Siswa SMAN 4 mengikuti uji coba belajar tatap muka secarar terbatas, Senin (7/9/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Surat Edaran Bupati Kuningan tanggal 26 Oktober 2020, tentang Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kuningan kembali akan melonggarkan aktivitas masyarakat.

"Menjadi salah satu dasar diberlakukannya KBM (Kegiatan Belajar Mengajar, red) tatap muka," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan, H Uca Somantri saat ditemui disela Kegiatan Sumpah Pemuda di Sekretariat Majlis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kuningan, di Jalan RE Martadinata, Rabu (28/10/2020).

Uca mengatakan, KBM yang menjadi leading sektor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan mempersilakan satuan pendidikan mulai tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP untuk memulai kembali simulasi pembelajaran secara tatap muka.

"Setelah sebelumnya, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka disetop sementara, karena terjadi peningkatan kasus positif Covid-19, bahkan Kuningan sempat masuk dalam zona merah," katanya.

Dalam Pelaksanaanya, kata dia, satuan pendidikan di wilayahnya mempersiapkan formulasi KBM tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan.

"Jadi protokol kesehatannya harus dipenuhi dulu, baru meminta izin untuk mendapat rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 di kecamatan setempat, " ujarnya.

Simulasi KBM tatap muka saat ini, sama formulasi dan praktiknya dengan simulasi KBM tatap muka sebelum-sebelumnya.

"Jadi simulasi KBM tatap muka ini bisa dimulai lagi, dan kami berharap angka kasus positif Covid-19 di Kuningan bisa terus menurun dan membaik. Sehingga proses simulasi KBM tatap muka tidak akan terganggu lagi," katanya.

Soal pelaksanaannya, kata dia, diserahkan sepenuhnya pada satuan pendidikan masing-masing.

Baca juga: Driver Grab yang Ditonjok Habib Bahar Pengagum Sang Pentolan FPI Itu, Pengacara Sebut Sudah Berdamai

Baca juga: ALASAN Gaji Karyawan Swasta, PNS, TNI, Polri akan Dipotong 2,5% Mulai Januari 2021, Jokowi Setuju

"Dari hasil evaluasi simulasi KBM tatap muka beberapa waktu lalu, simulasi yang dilaksanakan di SMPN Kadugede, Ciawigebang dan Cilimus sudah bisa dikatakan berjalan baik," ujarnya.

Dari evaluasinya, kata dia, perlu ada perhatian lebih pada saat para siswa bubar pulang dari sekolah.

"Saat pulang, para siswa seharusnya tidak berkerumun, ini yang harus dihindari dan diatur kembali bagaimana caranya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved