Breaking News:

Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, Puncak Mudik Pada Rabu 28 Oktober, Pakai Jalur Alternatif

prediksi puncak arus mudik akan jatuh pada Rabu (28/10/2020). Sementara itu, arus balik pada 1 November 2020.

Editor: Machmud Mubarok
Antara Foto/Arif Firmansyah
Ilustrasi Kemacetan - Antrean panjang kendaraan memadati keluar pintu tol Gadog, Ciawi menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6). Polres Bogor mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke jalur wisata Puncak sebanyak 33.754 mobil pribadi yang ingin memanfaatkan libur hari raya Idulfitri 1439 H sehingga diberlakukan sistem satu arah untuk mengurangi kepadatan di kawasan tersebut. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah 

TRIBUNCIREBON.COM - Menjelang libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 1412 H, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi akan adanya peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta.

Corporate Communication & Community Developement Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, prediksi puncak arus mudik akan jatuh pada Rabu 28 Oktober 2020. 

Sementara itu, arus balik pada 1 November 2020. Prediksi tersebut sama seperti yang telah diperkirakan Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Baca juga: Gaji Karyawan Swasta, PNS, TNI, Polri akan Dipotong 2,5 Persen Mulai Januari 2021, Jokowi Setuju

Baca juga: Sule Dapati Chat Mesra di HP Nathalie Holscher, Calon Istri Sule Panik: I Love You Too, Ini Siapa?

Baca juga: Gempa Berkekuatan 5,0 Baru Saja Terjadi di Buol Sulawesi Tengah, Ini Pernyataan Resmi dari BMKG

Guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Heru meminta masyarakat pengguna jalan agar menghindari waktu puncak volume lalu lintas untuk keamanan dan kenyamanan.

"Khusus pada layanan di tempat istrirahat, Jasa Marga mengoptimalkan layanan di berbagai fasilitas yang tersedia dengan penerapan physical distancing melalui pembatasan pengunjung dan kapasitas parkir maksimum 50 persen sebagai pencegahan penyebaran Covid-19," ujar Heru dalam keterangan resminya, Senin (26/10/2020).

 Jasa Marga juga akan menyiagakan petugas operasional dan pos pengamanan serta bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas, yakni buka tutup rest area ketika terjadi antrean kendaraan.

Lebih lanjut, Heru meminta pengguna jalan tol untuk tetap patuh dan taat pada protokol kesehatan di mana pun berada.

Disarankan masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk membawa bekal dari rumah serta memastikan bahan bakar kendaraannya terisi penuh.

"Jika harus mampir ke rest area untuk istirahat, kami imbau untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak. Baiknya memilih untuk take away makanan dibandingkan makan di tempat, membawa peralatan ibadah pribadi, dan tak perlu berlama-lama di rest area," ucap Heru.

"Tak lupa, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, terutama dengan kondisi curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini. Selain itu, juga pastikan saldo uang elektronik cukup, serta mematuhi rambu dan arahan petugas," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved