Breaking News:

Mayat Bayi Dalam Karung di Kuningan

Kasus Buang Mayat Bayi Malah Makin Banyak di Kuningan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Ini, kata dia, tentu ada yang salah dalam manajerial pemerintah dalam melakukan pembinaan ahlak dan mental.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Kontributor Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Penemuan mayat di aliran Sungai Ciporang, Desa Pajawan Lor, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kasus pembuangan mayat bayi perempuan yang menghebohkan terjadi di Desa Pajawan Lor, Kecamatan Ciawigebang mendapat tanggapan dari warga sekaligus tenaga Pendidikan Non Formal Kuningan.

"Pertama kami tentu sangat prihatin dengan kejadian mayat bayi dibuang di aliran sungai," ungkap Ulfa Fajriyah tutor PAUD di Kecamatan Kuningan, Senin (26/10/2020).

Menurutnya, kasus buang mayat bayi di Kuningan ini bukan kali pertama.

"Belum lama kasus buang mayat bayi di Kecamatan Selajambe, kini muncul ulang di Kecamatam Ciawigebang. Hal ini jelas mengerikan mendengarnya saja," katanya.

Baca juga: Mayat Bayi yang Dibuang dalam Karung Diduga Berusia Tiga Hari, Membusuk hingga Dimakan Biawak

Baca juga: Kaki Kiri Mayat Bayi Perempuan di Kuningan Hilang Diduga Dimakan Biawak Saat Dibuang ke Sungai

Melihat jumlah kasus makin banyak, kata dia, idealnya menjadi perhatian pemerintah dalam melakukan pembinaan keagamaan terhadap lapisan masyarakat.

"Ya kami malu ketika Kuningan memiliki visi misi sebagai daerah berbasis agamis, namun kenyataannya tidak selaras dalam lingkungan kehidupan warga," ujarnya.

Ini, kata dia, tentu ada yang salah dalam manajerial pemerintah dalam melakukan pembinaan ahlak dan mental.

"Kan sangat gak mungkin, ketika orang tua melakukan perbuatan keji terhadap anak dan keturunannya tanpa sebab musabab sebelumnya," katanya.

Menurutnya jika memang buah hati yang dihasilkan melalui proses kurang baik atau di duga melakukan intim pra nikah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved