Breaking News:

BARU SAJA TERJADI, Gempa Bumi Berkekuatan 4,5 M Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan BMKG

Baru saja terjadi, Pangandaran Jawa Barat kembali diguncang gempa bumi, Senin (26/10/2020)

shutterstock
Ilustrasi Gempa 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," ujarnya.

Ia menjelaskan, guncangan gempa dirasakan di daerah Sukabumi, Tasikmalaya, Pangandaran dalam skala intensitas III-IV MMI, Kuningan, Garut, Cilacap dengan intensitas III MMI, Kabupaten Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas,

Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta dengan intensitas II-III MMI, Kota Bandung, Tegal dengan intensitas II MMI.

"Di Jawa Barat banyak warga lari berhamburan keluar rumah kerena terkejut karena adanya guncangan yang terjadi secara tiba-tiba," katanya.

Hingga saat ini, kata Daryono, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 09.00 WIB, pagi ini, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock)," katanya.

Baca juga: Masih Ada Waktu, Daftar BLT UMKM Rp 2,4 Juta Ikuti 7 Tahapan dan Bawa Syarat ini hingga Pencairan

Baca juga: Kabar Gembira, Dibuka Lowongan Kerja BUMN di PT Kimia Farma untuk Lulusan D3/S1, Cek Daftar di Sini

Terdampak Gempa Pangandaran, Puluhan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Rusak, Rata-rata Atap Ambruk

Puluhan rumah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya rusak terdampak gempa bermagnitudo 5.9 di barat daya Pangandaran, Minggu (25/20) sekitar pukul 07.57 WIB.

Data sementara yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, hampir 30 unit rumah rusak ringan dan sedang.

Sejauh ini belum ada laporan kerusakan berat.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved