Breaking News:

Pernikahan Treni dan Suaminya Sudah Sah Secara Syariat Islam, Meski Dulu Dinikahkan oleh Wali

Diketahui sebelumnya Treni telah menikah dengan suaminya, Miftahul Huda (28) yang dilakukan seorang wali di Blitar, Jatim.

Editor: Mumu Mujahidin
(tribun jabar/firman suryaman)
Trena (kiri) digandeng manja Treni saat keduanya jalan-jalan menikmati suasana pagi di sekitar rumah orang tua mereka di Kampung Cipaingeun, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Kamis (22/10) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Treni kembaran Trena tidak perlu dinikahkan lagi meski baru bertemu dengan ayah kandungnya.

Diketahui sebelumnya Treni telah menikah dengan suaminya, Miftahul Huda (28) yang dilakukan seorang wali di Blitar, Jatim.

Pernikahan tersebut disebut sah menurut syariat Islam.

Karenanya, Treni tak perlu dinikahkan lagi dengan Midtahul, suaminya, walau kini ia sudah bertemu ayah kandungnya, Enceng Dedi (59), di Kota Tasikmalaya.

Treni adalah adik kembar Trena (24).

Keduanya terpisahkan selama 20 tahun dan baru bisa bertemu kembali saat ini.

Treni dan Trena kini sudah menikah dan sama-sama memiliki dua anak.

Selama ini Treni tinggal di Blitar, Jatim, dan menikah dengan menggunakan wali hakim dari KUA di Blitar, karena ayah kandungnya tak diketahui perbedaanya.

"Kami terpisahkan tanpa mengetahui masing-masing berada di mana," kata Enceng, saat ditemui di rumahnya di Kampung Cipaingeun, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jumat (23/10) malam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved