Breaking News:

Anggota TNI di Sumedang Nyelam ke Dalam Got Bersihkan Sampah Saat Hujan, 5 Kuintal Sampah Diangkut

Seorang TNI anggota Satgas Subsektor 15, Sektor 21 Satgas Citarum Harum, rela masuk got demi membersihkan sampah

Tribun Jabar
Seorang TNI anggota Satgas Subsektor 15, Sektor 21 Satgas Citarum Harum, rela masuk got demi membersihkan sampah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Seorang TNI anggota Satgas Subsektor 15, Sektor 21 Satgas Citarum Harum, rela masuk got demi membersihkan sampah di sekitar Jalan Raya Parakanmuncang, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (24/10/2020).

Anggota TNI yang masuk got tersebut diketahui bernama Serka Eri Krisyana yang saat itu dibantu 6 anggota Gober untuk melakukan pembersihan sampah di selokan setelah turun hujan deras.

Dalam video yang diterima Tribun Jabar, tampak seluruh badan hingga bagian leher Serka Eri Krisyana masuk kedalam got yang dipenuhi air kotor tersebut.

Baca juga: Muncul Klaster Keluarga di Indramayu, Ibu dan Dua Anaknya Positif Covid-19, Total Ada 12 Kasus Baru

Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Inf FX Sri Wellyanto Kasih, mengatakan, aksi Serka Eri itu dilakukan setelah melaksanakan kegiatan patroli rutin dari Desa Sukadana menuju Posko Subsektor 15 Sumedang di Dusun Taneuh Beureum, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

"Saat di perjalanan Serka Eri bersama 6 orang dari Gober, melihat warga sedang melaksanakan pembersihan selokan, dia langsung turun dari kendaraannya dan ikut membantu untuk membersihkan sampai hingga selesai," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jabar.

Ia mengatakan, sampah di dalam selokan itu pun akhirnya dapat terangkut hingga kurang lebih 5 kwintal sampah yang menyumbat di selokan anak sungai Cimande itu.

Baca juga: Jelang Libur Panjang, Petugas Gabungan Covid-19 Monitoring Prokes di Objek Wisata di Kuningan

Sampah tersebut menyebabkan, air dari selokan itu meluap, hingga menyebabkan Kemacetan di Jalan raya Parakanmuncang.

Namun, saat itu luapan air sudah dapat diatasi dan langsung bisa dilalui oleh kendaraan yang sebelumnya sempat antri panjang.

"Selokan anak Sungai Cimande yang dipenuhi sampah itu mengakibatkan meluapnya ai  ke jalan raya Parakanmuncang hingga menganggu lalu lintas kendaraan," katanya.

Untuk itu, Sri mengimbau, bagi warga di sekitaran daerah aliran sungai dan warga lain pada umumnya, jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke aliran sungai.

"Karena sungai bukanlah tempat sampah. Menjaga kebersihan adalah milik bersama paling tidak di siplin di mulai dari rumah masing-masing," kata Sri.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved