Breaking News:

Tiga Kepala Keluarga di Sumedang Terpaksa Mengungsi, Rumah Mereka Rusak Diterjang Longsor

Setelah datang ke lokasi, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalamkejadian tersebut. Hanya saja tiga pemilik rumah itu mengalami kerugian mater

Editor: Machmud Mubarok
DOK/BPBD Sumedang
Tga rumah di Dusun Cisurat, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang rusak berat setelah diterjang longsor saat hujan deras disertai angin kencang, pada Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Setelah peninjauan, penanaman bibit vertiver, ecalyptus, dan penebaran 10 ribu benih ikan di Telaga Saat dilakukan.

Baca juga: SUAMI Nita Thalia Berani Sebut Nita Istri yang Sangat Durhaka, Kini Sudah Tak Sudi Beri Uang Makan

Baca juga: Abah Okib Si Penjual Pisang Rutin Beri Hadiah Al Fatihah untuk Soekarno, Dilakukan Setiap Mau Makan

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan saat musim hujan.

Hal itu dilakukan untuk menekan potensi munculnya korban jiwa manakala bencana terjadi.

“Paling penting adalah mitigasi nonstruktural. Artinya, yang berupaya berfungsi kepada masalah kultural, masalah perilaku. Dan kalau kita sedang mempersiapkan diri dengan memperhatikan masalah perilaku, menjaga lingkungan, dan juga mengantisipasi dengan kesiapsiagaan ini, akan bisa mengurangi risiko. Utamanya risiko munculnya korban jiwa,” katanya.

Menurut Doni, kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, sampai masyarakat, sangat penting untuk mengantisipasi potensi bencana.

"Dalam beberapa tahun terakhir, BNPB melihat ada hal positif yang dilakukan banyak pimpinan daerah. Salah satunya dengan melibatkan banyak komponen. Ketika ada informasi curah hujan tinggi, masyarakat yang tinggal di sepanjang sungan mengikuti informasi dari hulu," ucapnya.

Jika semua komponen masyarakat terlibat, kata Doni, informasi dan proses evakuasi dapat berjalan optimal.

Baca juga: Download Logo Hari Santri Nasional 2020 untuk Dipasang di Spanduk, Foto dan Baliho, Cek Linknya!

Baca juga: Lirik Lagu Mars Hari Santri Nasional, Lengkap dengan Sejarah Penetapan Hari Santri Nasional

Dengan begitu, risiko munculnya korban jiwa dapat terus ditekan, baik di daerah sungai maupun lereng.

"Laporan yang ada itu akan diikuti dengan evakuasi. Ketika prosedur ini dilakukan, ketika banjir bandang tiba, maka masyarakat akan selamat. Demikian juga peringatan yang disampaikan oleh BPBD kepada daerah-daerah atau permukiman yang berada di lereng-lereng bukit atau lereng gunung," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved