Breaking News:

Siaga Bencana Alam di Sukabumi Antisipasi Ancaman Fenomena La Nina, Seluruh Potensi Dikerahkan

apel ini juga dapat menyatukan rasa sehingga bahu membahu membantu masyarakat dengan ikhlas, khusunya di wilayah Sukabumi.

TribunCirebon.com/M Rizal Jalaludin
Waspada La Nina, Pasukan Gabungan di Sukabumi Gelar Apel Siaga Bencana, Jumat (23/10/2020). 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Tanggapi serius kewaspadaan fenomena iklim La Nina, pasukan gabungan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat lakukan apel siaga bencana alam di Lapangan Sudirman Kodim 0622/Sukabumi, Jumat (23/10/2020).

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Arm Suyikno mengatakan, apel gabungan gelar siaga bencana alam diikuti oleh TNI, Polres, Satpol PP, Dishub, Damkar, BPBD Kabupaten Sukabumi, Tagana dan anggota Pramuka Saka Wirakartika.

"Kenapa apel ini dilaksanakan di Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, berhubung meningkatnya cuaca hujan yang ekstrem, kita harus siaga dan mempersiapkan diri untuk menangani dan menanggulangi bencana alam," ujarnya.

"Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh jajaran Kodam III/Siliwangi, bentuk sinergitas dan kegiatan ini sangat penting untuk kemanusiaan," lanjut dia.

Suyikno berharap, apel ini juga dapat menyatukan rasa sehingga bahu membahu membantu masyarakat dengan ikhlas, khusunya di wilayah Sukabumi.

"Yang sudah kita lakukan secara bersama-sama dan sinergitas penanganan bencana virus Covid-19. Kegiatan apel ini untuk menyatukan rasa, sehingga kita bahu membahu untuk membantu masyarakat dengan ikhlas terutama di wilayah Sukabumi ini. Saya selaku Dandim mengucapkan terima kasih untuk ke iklasannya dan kesiapannya apabila kemungkinan bencana akan terjadi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mengatakan fenomena iklim La Nina utamanya telah terjadi di wilayah selatan Jawa Barat. Secara bertahap, katanya, akan menyebar ke wilayah tengah dan utara Jawa Barat.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan, mengatakan contohnya hujan dengan intensitas sedang sampai tinggi telah melanda Kabupaten Garut, Sukabumi, Bogor, Tasikmalaya, Cianjur, dan Pangandaran.

Fenomena yang terjadi secara periodik antara dua sampai tujuh tahun ini, katanya, diprediksi akan mulai bergeser ke wilayah tengah Jawa Barat seperti Ciamis dan Bandung, kemudian mulai mencapai ke bagian utara Jabar pada Desember mendatang.

Baca juga: Viral Pernikahan Kakek Usia 70 Tahun & Gadis 18 Tahun di Subang, Seserahan Mewah Dibawa Pakai Mobil

Baca juga: Ciri-ciri Gejala Kanker Ovarium, Tahap Awal Kerap Tak Disadari Karena Gejalanya Mirip Penyakit Lain

Baca juga: Detik-detik Wanita Keluarga Presiden Jokowi Terpanggang di Mobil Daihatsu Xenia, Begini Kronologinya

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved