Breaking News:

Adanya Jalur Tikus Pengiriman TKW Ilegal Lewat Laut, SBMI Indramayu Minta Pemerintah Turun Tangan

Hal tersebut disampaikan Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih saat dihubungi Tribuncirebon.commelalui sambungan seluler, Rabu (21/10/2020).

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Juju Juhaeriyah (41) saat memegangi bingkai foto adiknya Ruri Alfath Mujaida (25) yang meninggal di Malaysia, Selasa (20/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu mendesak pemerintah memantau jalur-jalur tikus yang biasa digunakan untuk mengirimkan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) secara ilegal.

Hal tersebut disampaikan Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih saat dihubungi Tribuncirebon.commelalui sambungan seluler, Rabu (21/10/2020).

Juwarih mengatakan, jalur-jalur tikus ini selalu luput dari pengawasan.

Foto Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Ruri Alfath Mujaida (25), Selasa (20/10/2020).
Foto Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Ruri Alfath Mujaida (25), Selasa (20/10/2020). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

"SBMI mendesak pemerintah untuk mengawasi atau memantau jalur-jalur tikus itu," ujar dia.

Juwarih menyampaikan, kasus yang menimpa Ruri Alfath Mujaida (25) harus menjadi pembelajaran.

Ia merupakan PMI atau TKW asal Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu yang meninggal dunia di Malaysia pada Senin (19/10/2020) pukul 08.00 waktu setempat.

TKW berparas cantik itu, sebelumnya pada tahun 2017 diberangkatkan melalui jalur laut dari Batam ke Malaysia oleh seorang calo bernama Ropiko.

Saat berangkat Ruri Alfath Mujaida juga tidak dibekali visa sama sekali

Juwarih menyampaikan, pemberangkatan lewat jalur tikus, seperti di Batam ini nemang sudah banyak terjadi.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved