TKW Muda Indramayu Meninggal Dunia

TKW Cantik Asal Indramayu yang Wafat di Malaysia Sempat Curhat ke Kakak: Tolong Yu, Aku Lagi Sakit

Seorang TKW cantik asal Indramayu meninggal dunia di Malaysia kemarin. Sebenarnya ia dalam perjalanan pulang ke Tanah Air.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Foto Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Ruri Alfath Mujaida (25), Selasa (20/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabar duka kembali datang dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kabupaten Indramayu di negara Malaysia.

//

Ruri Alfath Mujaida (25) dikabarkan meninggal dunia saat perjalanan pulang ke Tanah Air.

Kakak kandung Ruri, Juju Juhaeriyah (41) mengatakan, adiknya itu meninggal karena penyakit tuberkulosis (TB) yang dideritanya  5 bulan terakhir.

"Wafatnya kemarin jam 8 saat perjalanan mau dibawa pulang ke Batam. Ruri meninggal di jalan di dalam mobil, lalu mobilnya pulang lagi ke rumah sakit," ujar dia saat ditemui di rumah duka di Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/10/2020).

Ruri Alfath Mujaida ini, disampaikan Juju Juhaeriyah merupakan TKW ilegal.

Usianya masih tergolong muda dan memiliki paras cantik.

Dia diberangkatkan oleh seorang calo bernama Ropiko melalui jalur laut dari Batam.

Juju Juhaeriyah menambahkan, adiknya juga tidak dibekali visa sama sekali saat berangkat.

Kini jenazah Ruri Alfath Mujaida masih tertahan di rumah sakit di Malaysia.

Keluarga berharap, jenazah bisa dipulangkan ke Tanah Air.

"Terakhir percakapan itu katanya, "Tolong Yayu, Ruri pengen pulang, di sini lagi sakit enggak bisa apa-apa, gerak kaki juga enggak bisa." Itu waktu bulan kemarin," ujar dia.

Juju Juhaeriyah (41) saat memegangi bingkai foto adiknya Ruri Alfath Mujaida (25) yang meninggal di Malaysia, Selasa (20/10/2020)
Juju Juhaeriyah (41) saat memegangi bingkai foto adiknya Ruri Alfath Mujaida (25) yang meninggal di Malaysia, Selasa (20/10/2020) (Tribun Cirebon/Handhika Rahman)

Meninggalnya Ruri Alfath Mujaida juga membuat kedua anaknya yang masih kecil menjadi piatu.

Mereka adalah Kaelah Alfaturahman (4) dan Ilham Maulana (8).

Masing-masing kini diasuh oleh nenek dan mantan suaminya.

Mengetahui kabar tersebut, Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kabupaten Indramayu pun berupaya agar jenazah bisa segera dipulangkan.

Koordinator TRC PPA Kabupaten Indramayu, Adi Wijaya mengatakan, pihaknya kini sudah berada di Jakarta untuk mengurus proses dokumen pemulangan jenazah.

Walau diberangkatkan melalui jalur ilegal, Ruri Alfath Mujaida juga merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Negara juga harus hadir dalam memberikan perlindungan, termasuk dalam pemulangan jenazah ke Tanah Air.

"Sekarang saya mau bertemu Kementerian Luar Negeri untuk proses pemulangan jenazah," ujar dia.

Baca juga: Curhat TKW Bunuh Majikan di Singapura, Dampak Sering Diperkosa Kakak, Benturkan Kepala ke Dinding

Baca juga: Daryati TKW yang Bunuh Majikan di Singapura Akui Kerap Diperkosa Kakak dan Jalin Asmara Sejenis

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved