Breaking News:

Sepanjang 2001 hingga 2020 Hanya Ada 510 Kasus HIV/AIDS di Majalengka

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Alimudin mengatakan HIV AIDS adalah penyakit kronis yang dapat dikelola, layaknya penyakit kronis lainya.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di lapangan tenis Setda Kabupaten Majalengka, Senin (19/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sejak 2001 hingga 2020, ada sebanyak 510 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Majalengka.

Hal itu terungkap saat kegiatan rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bertempat di Lapangan Tenis Setda, Senin (19/10/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Alimudin mengatakan HIV/AIDS adalah penyakit kronis yang dapat dikelola, layaknya penyakit kronis lainya.

HIV merupakan penyakit yang sudah ada obatnya, yaitu Anti Retro Viral (ARV).

"Pengobatan ARV dini menjaga odha tetap sehat dan produktif serta dapat mencegah penularan baru," ujar Alimudin yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara, Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana yang memimpin kegiatan tersebut menyatakan bahwa tempat hiburan malam menjadi salah satu yang mempengaruhi dampak penambahan penyakit tersebut.

Sehingga, pergaulan di tempat hiburan malam harus ditangani serius oleh pihak berwenang, misal oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).

"Peningkatan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Majalengka menunjukan bahwa penanganan kasus ini bukan hanya kesehatan saja tetapi sudah masalah sosial. Munculnya diskriminasi atau stigma dari masyarakat sekitar," ucap Tarsono.

Masih disampaikan Wabup, pelayanan HIV juga masuk ke dalam standar pelayanan minimal kesehatan daerah untuk pelayanan kesehatan orang dengan resiko terinfeksi virus tersebut.

Baca juga: Mantan Kapolri Dai Bachtiar Ungkap Keuntungan Bagi Daerah, Jika Putrinya Jadi Bupati Indramayu

Baca juga: Ivan Gunawan pada Lesti Kejora: Heh Jelong, Sok Cantik Banget Sih Lu, Sini Gue Jitak Pala Lu!

Penanganan, pencegahan serta penanggulangan HIV/AIDS harus sinkron dengan setiap dinas.

"Tentunya, untuk itu Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui keputusan Bupati No. 441.5/ Kep. 68 - kesra/2020 telah membentuk kesekretariatan KPA tingkat Kabupaten," jelas dia.

Wakil Bupati minta kepada pengurus KPA yang baru untuk berkordinasi, bersinergis dengan dinas instansi terkait.

Bentuk komunitas atau pegiat peduli AIDS di setiap kecamatan, untuk lebih mengedukasi masyarakat tentang HIV/AIDS.

Sementara, dalam kesempatan tersebut juga Pemerintah Kabupaten Majalengka memberikan hibah berupa 3 kendaraan motor untuk operasional serta peralatan dan perlengkapan Kantor KPA Majalengka.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved