Breaking News:

Kualitas Sudah Bagus, Anggota Komisi VIII DPR RI Minta Pemkab Cirebon Bantu Pemasaran Produk UMKM

pihaknya menegaskan solusi konkret untuk persoalan itu pun harus segera dicari. Agar produk UMKM Cirebon dikenal masyarakat luas

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina (kiri), saat meninjau UMKM pengolahan mangga KWT Binangkit di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Sabtu (17/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, meminta Pemkab Cirebon membantu pemasaran produk UMKM di Kabupaten Cirebon.

Sebab, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang UMKM di Kabupaten Cirebon tengah berusaha bangkit.

Selly memastikan jaminan kualitas produk-produk UMKM Kabupaten Cirebon dan telah mengantongi sertifikasi halal MUI.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 1.007 Orang, Sebanyak 215 Pasien Masih Jalani Perawatan

Baca juga: Salmon Lodeh di Oasis Bistro Cirebon, Rasakan Lezat dan Gurihnya, Cocok untuk Makan Siang

Baca juga: INGAT! Hari Ini Derby Merseyside, Everton vs Liverpool Live Streaming di Mola TV, Siapa Akan Menang?

"Tapi, peningkatan akses pemasaran memang masih dibutuhkan pelaku UMKM," kata Selly Andriany Gantina saat ditemui usai meninjau pengolahan produk UMKM Kelompok Wanita Tani (KWT) Binangkit di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Sabtu (17/10/2020).

Ia mengatakan, pemasaran produk UMKM membutuhkan perhatian serius dari Pemkab Cirebon.

Bahkan, pihaknya menegaskan solusi konkret untuk persoalan itu pun harus segera dicari.

Agar produk UMKM Cirebon dikenal masyarakat luas sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dari KWT Binangkit juga menyampaikan butuh bantuan pemerintah untuk memperluas akses pasar," ujar Selly Andriany Gantina.

Sementara Ketua KWT Binangkit, Eti Rohaeti, mengakui, membutuhkan perluasan pasar untuk produk buatannya.

Menurut dia, KWT Binangkit mengolah mangga menjadi dodol, wajik, minuman sari mangga, dan lainnya.

Bahkan, produk olahan mangga yang dibuat KWT Binangkit juga telah mendapat sertifikat halal MUI.

"Kami memang membutuhkan perluasan pasar, sehingga dapat memudahkan menjual produk olahan mangga ini," kata Selly Andriany Gantina.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved