Breaking News:

Rasio Tracing Kontak Erat Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Melebihi Standar WHO

WHO menetapkan standar minimal setiap warga yang terpapar Corona harus bisa mencari dan menelusuri kontak eratnya sebanyak 20 orang.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ilustrasi - Tim TGC Dinkes Majalengka melakukan tracing tes swab bagi 49 orang dari dua desa yakni Parakan dan Mirat pasca munculnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah tersebut. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Rasio tracing kontak erat kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon melebihi standar WHO.

Bahkan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Barat mencatat rasio tracing kontak erat setiap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon merupakan yang tertinggi di Jawa Barat.

Rasio kontak erat perkasus konfirmasi ialah upaya mencari kontak erat antara warga yang terpapar virus corona dengan orang-orang terdekatnya.

WHO menetapkan standar minimal setiap warga yang terpapar Corona harus bisa mencari dan menelusuri kontak eratnya sebanyak 20 orang.

Berdasarkan standar tersebut, maka rasio kontak setiap kasus konfirmasi ialah 1 : 20 dan dilengkapi data nama dan alamatnya.

Namun, jika lebih tinggi maka lebih baik dan sebaliknya, jika lebih rendah maka dinilai kurang baik.

"Di Jawa Barat, Kabupaten Cirebon menempati posisi tertinggi, rasio kontaknya 1 : 30, melebihi standar WHO," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan, kepada Tribuncirebon.com, Jumat (16/10/2020).

Ia mengatakan, perbandingan tersebut berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat dari seluruh daerah di Provinsi Jawa Barat.

Dari data tersebut, rata-rata daerah di Jawa Barat rasio kontaknya baru mencapai 1 : 5,37, kecuali Kabupaten Cirebon dan Kota Banjar yang mencatatkan rasio kontak 1 : 25.

Menurut Nanan, capaian rasio kontak erat perkasus konfirmasi di Kabupaten Cirebon yang tinggi diambil dari laporan harian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI periode 5 - 11 Oktober 2020.

Pihaknya mengakui, pencapaian itu tidak lepas dari peran serta dan kerja keras seluruh lembaga yang terlibat dalam Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon.

"Kabupaten Cirebon sudah melebihi rasio kontak erat perkasus konfirmasi sesuai standar WHO. Ini harus dipertahankan dalam penanggulangan pandemi Covid-19," ujar Nanan Abdul Manan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved