Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Minat Masyarakat Indramayu Jadi Petugas KPPS Rendah, KPU Sebut Pemicu Utama Karena Ada Batasan Usia

karena terbatasnya informasi, waktu yang mepet, serta banyak para calon KPPS yang merasa takut dengan tugas berat seperti pada Pemilu 2019 lalu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni, Kamis (10/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU -  Minat masyarakat untuk mendaftar sebagai petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam Pilkada Indramayu 2020 rendah.

Ada banyak faktor yang mempengarahui, namun yang menjadi pemicu utamanya adalah batasan usia yang ditetapkan KPU.

Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni mengatakan, tidak sedikit calon petugas KPPS yang mendaftar namun sudah di atas usia maksimal.

Baca juga: SULE Jengkel pada Nathalie Holscher, Curiga Calon Istrinya kok Gak Angkat Telepon, Kenapa ya?

Baca juga: Baru Menikah 5 Hari dengan Kapolres Kudus, Brigadir Mashita Rela Berpisah dengan Suami Demi Negara

Baca juga: MUI Mau Cek Vaksin Buatan China Halal atau Haram, Maruf Amin: Enggak Masalah Kalau Tak Halal Juga

Namun karena batasan usia mulai dari 20-50 tahun, membuat mereka tak bisa ikut mendaftar.

"Yang paling jadi kendala adalah terkait batasan usia," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (16/10/2020).

Alasan lainnya karena terbatasnya informasi, waktu yang mepet, serta banyak para calon KPPS yang merasa takut dengan tugas berat seperti pada Pemilu 2019 lalu.

Padahal dalam Pilkada Indramayu, KPU sudah menetapkan honorarium di atas standar. Meski demikian, antusiasme masyarakat masih kurang.

Sekarang ini, rekrutmen petugas KPPS di Kabupaten Indramayu baru mencapai sekitar 87 persen saja.

Sehingga waktu rekrutmen pun diperpanjang sampai 18 Oktober 2020.

"Padahal honorarium KPPS itu sudah diatur di atas standar yang diatur oleh Kementerian Keuangan (Kmenkeu), kalau tidak salah Rp 800 ribu per KPPS," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved