Breaking News:

Covid 19 di Kota Sukabumi

10 Warga Kota Sukabumi Positif Covid-19, Delapan Orang Berasal dari Gunungpuyuh, Diisolasi Mandiri

satu di antaranya harus menjalani perawatan dan isolasi di RS Hermina Sukaraja, karena mengalami gejala.

ISTIMEWA
Ilustrasi penanganan pasien covid-19 di RS Kuningan. 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi Fauzi Noviandi

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Sebanyak 10 warga Kota Sukabumi dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Akibatnya jumlah kasus pasien terkonfrimasi dari 339 jadi 349.

"Kasus pasien terkonfrimasi Covid-19 terus mengalami peningkatan, bahkan hari ini pun terdapat 10 orang warga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19," kata Jubir penanganan Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (16/10/2020).

Dari kesepuluh orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif itu, lanjut dia, delapan orang di antaranya berasal dari Kecamatan Gunungpuyuh, sedangkan dua orang lainya berdomisili di Kecamtan Baros dan Warudoyong.

Baca juga: SULE Jengkel pada Nathalie Holscher, Curiga Calon Istrinya kok Gak Angkat Telepon, Kenapa ya?

Baca juga: MUI Mau Cek Vaksin Buatan China Halal atau Haram, Maruf Amin: Enggak Masalah Kalau Tak Halal Juga

Baca juga: Harga iPhone Terbaru Oktober 2020: Lengkap Ada iPhone 8 Plus, iPhone 11 Pro Max Hingga iPhone X

"Dari 10 pasien tersebut tujuh di antaranya merupakan laki-laki, dan tiga lainnya perempuan dewasa," katanya

Ia menjelaskan, sepuluh orang yang dinyatakan terkonfrimasi Covid-19 tersebut satu di antaranya harus menjalani perawatan dan isolasi di RS Hermina Sukaraja, karena mengalami gejala.

"Meskipun terdapat satu orang yang menjalani isolasi di rumah sakit, namun sembilan orang lainya hanya sudah dilakukan isolasi madiri karena tidak mengalami gejala," ucapnya

Wahyu menambahkan, adanya 10 orang yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 tersebut membuat angka pasien terpapar corona ada sebanyak 349 orang.

70 di antaranya masih dilakukan isolasi, 275 lainnya telah sembuh dan empat pasien meninggal.

"Untuk pasien suspek hari ini mengalami penambah lima orang, sehingga kasus suspek menjadi 346 orang, 75 diisolasi, dan 271 lainnya selesai, sedangkan untuk kasus probable masih satu orang," katanya

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved