Breaking News:

Jualan Kasur dari Pagi Sampai Malam Tak Satu pun Terjual, Tangisan Pecah Saat Dibantu Dedi Mulyadi

Di satu jalan besar di Purwakarta saat malam sudah gelap, dengan sisa-sisa tenaganya seorang pria

istimewa
Sarwono menangis haru lalu memeluk Dedi Mulyadi 

TRIBUNCIREBON.COM - Di satu jalan besar di Purwakarta saat malam sudah gelap, dengan sisa-sisa tenaganya seorang pria masih melangkahkan kaki menarik gerobak.

//

Di atas gerobak itu menumpuk barang dagangannya yakni bantal, kasur, hingga guling. Masih banyak, masih menumpuk.

Padahal pria bernama Sarwono asal Purbalingga, Jawa Tengah, itu sudah keliling berjualan barang dagangannya itu sejak pukul 08.00 pagi.

Saat waktu menunjukkan pukul 21.00 malam, belum ada satu pun bantal, kasur, maupun guling yang terjual. Langkah kakinya pun mulai gontai.

Di saat bersamaan, anggota DPR RI Dedi Mulyadi melintasi jalan itu. Dedi pun menghentikan laju mobilnya lalu menghampiri Sarwono.

Dedi lalu mengajaknya berbincang dan dari pembicaraan itu kemudian terungkap tentang sosok Sarwono ini.

Baca juga: Terbaru, Lowongan Kerja BUMN di Anak Perusahaan PT Angkasa Pura untuk Lulusan D3/S1, Daftar di Sini

Sarwono menangis haru lalu memeluk Dedi Mulyadi
Sarwono menangis haru lalu memeluk Dedi Mulyadi (istimewa)

Sarwono memiliki seorang istri dan tiga anak yang tinggal di kampung halamannya Purbalingga. Sarwono sendiri mengontrak kamar bersama rekan-rekannya di Purwakarta.

Bukan kali ini saja, barang jualannya tak ada yang beli. Sudah seringkali dalam sehari tak ada satu pun yang terjual.

Kasur, bantal, maupun gulingnya pun bukan milik dia. Sarwono hanya menjualkan barang milik orang lain. Ia mendapat komisi dari hasil penjualannya.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved