Breaking News:

Liga 1 2020

PSSI, Klub, & PT LIB Sepakat Liga Bergulir 1 November, Tapi Iwan Bule Masih Ketar-ketir Sama Polisi

Keputusan ini diambil lantaran pihak kepolisian tidak memberikan izin menggelar Liga 1 karena penyebaran virus corona di Indonesia masih sangat tinggi

(Twitter Liga 1 Match)
Suasana pembukaan kompetisi Shopee Liga 1 2020 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (29/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, YOGYAKARTA - Extraordinary Club Meeting di Yogyakarta, Selasa, 13 Oktober 2020, menghasilkan kesepakatan bahwa Liga 1 2020 akan kembali dilanjutkan pada 1 November mendatang.

Meski PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan klub peserta Liga 1 sudah sepakat kompetisi dilanjutkan, izin dari aparat keamanan hingga kini belum dikantongi.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berharap, pemerintah maupun pihak kepolisian bisa menurunkan izinnya agar kasta tertinggi sepak bola Tanah Air itu bisa kembali bergulir.

"Dari awal saya sampaikan, saya memohon kepada pihak pemerintah dan kepolisian untuk bisa memberikan izin kepada kami satu bulan ke depan yaitu 1 November," ujar Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule.

Liga 1 sebenarnya diagendakan untuk kembali bergulir pada 1 Oktober lalu. Namun dua hari menjelang kick off, PSSI memutuskan bahwa kompetisi ditunda sampai November.

Keputusan ini diambil lantaran pihak kepolisian tidak memberikan izin menggelar Liga 1 karena penyebaran virus corona di Indonesia masih sangat tinggi.

Iriawan optimis, kejadian serupa tidak akan terulang dan pihak kepolisian akan memberikan izin karena menurutnya, penyebaran covid-19 sudah menurun.

"Parameternya adalah Jakarta sudah dibuka dari PSBB. Pasti ini akan menjadi kajian dari pihak kepolisian, karena ekspektasi sepak bola luar biasa," katanya.

Baca juga: GNPF MUI & FPI Bubar Tertib, Tiba-tiba Ada Kelompok Misterius Lempar Bola Kasti Beracun pada Polisi

Baca juga: Hukum Memperingati Rebo Wekasan yang Dipercaya Turun Bencana, Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Dia menambahkan, penundaan kompetisi memiliki dampak yang sangat serius bagi pemain, pelatih maupun semua pihak yang bersinggungan langsung dengan sepak bola Indonesia.

Belum lagi keinginan suporter yang menurutnya sangat menanti-nanti tim kesayangannya bisa kembali bertanding di Liga 1.

"Saya minta dengan hormat kepada suporter, khususnya yang punya basis fans yang besar, tolong diikuti anjuran dari kami selaku federasi sebagai yang dipercaya, untuk nonton di rumah saja, di televisi, karena ini disiarkan secara langsung," katanya.

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved