Breaking News:

Video

VIDEO - Banjir Bandang Terjang Pameungpeuk, Sungai Cipalebuh Meluap Sejak Subuh, Warga Mengungsi

Derasnya aliran Sungai Cipalebuh, lanjutnya, diperkirakan sejak dataran tinggi Bojong. Pasalnya sudah sedikit pohon tegakan di wilayah tersebut.

Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Banjir bandang melanda Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Daerah pesisir pantai selatan itu ditimpa banjir sejak Senin (12/10/2020) dini hari.

Hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari. Sejumlah aliran sungai tak mampu menampung derasnya air. Akibatnya, air dari sungai merendam area persawahan dan permukiman warga.

Faris (29), warga Kampung Cikoengan Desa/Kecamatan Pameungpeuk, menyebut air mulai merendam rumah-rumah warga sejak subuh. Banjir berasal dari Sungai Cipalebuh yang meluap.

"Banjir bandang menimpa Pameungpeuk sejak subuh. Apalagi tadi pagi hujan masih mengguyur Pameungpeuk," ujar Faris saat dihubungi, Senin (12/10/2020).

Beberapa desa di Pameungpeuk terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa. Sungai Cipalebuh merupakan salah satu sungai yang besar yang langsung mengalir ke pantai.

"Sampai sekarang, beberapa daerah masih terendam banjir. Tinggi air di Sungai Cipalebuh juga hampir menutup jembatan pas subuh itu," katanya.

Derasnya aliran Sungai Cipalebuh, lanjutnya, diperkirakan sejak dataran tinggi Bojong. Pasalnya sudah sedikit pohon tegakan di wilayah tersebut.

"Sebagian warga yang rumahnya terendam sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ada yang ke kecamatan juga mengungsinya," ucapnya.

Baca juga: BANJIR Bandang Terjang Pameungpeuk Garut, Sungai Cipalebuh Meluap Sejak Subuh, Warga Mengungsi

Baca juga: 4 Mobil Terendam Banjir Bandang di Cianjur, Ada 3 Anak Sempat Hilang, Kini Sudah Ditemukan

Peringatan Dini BMKG

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved