Breaking News:

Kepala KPw BI Cirebon Sebut Penggunaan QRIS Meningkat, Transaksi Tunai Menurun Selama Pandemi Corona

Peningkatan penggunaan QRIS dan menurunnya transaksi tunai tersebut terjadi selama pandemi Covid-19.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon, Bakti Artanta, menyebut, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) meningkat dan transaksi tunai di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) menurun.

Menurut dia, peningkatan penggunaan QRIS dan menurunnya transaksi tunai tersebut terjadi selama pandemi Covid-19.

Baca juga: BI Catat Ada 81 Ribu Pedagang se-Ciayumajakuning Gunakan QRIS, Paling Banyak dari Wilayah Cirebon

Bahkan, penururunan transaksi tunai itu terlihat sejak Ramadan dan Lebaran tahun ini.

"Dari penukaran uang baru Lebaran kali ini juga tidak sebanyak tahun lalu," kata Bakti Artanta kepada Tribuncirebon.com, Senin (12/9/2020).

Ia mengatakan, penyebab menurunnya transaksi tunai itu ialah meningkatnya transaksi digital di Ciayumajakuning.

Baca juga: VIDEO - Banjir Bandang Terjang Pameungpeuk, Sungai Cipalebuh Meluap Sejak Subuh, Warga Mengungsi

Baca juga: INI 5 Gubernur di Indonesia Tegas Tolak UU Cipta Kerja, Berani Kirim Surat ke Jokowi di Jakarta

Pasalnya, penelitian membuktikan bahwa virus corona bisa bertahan lebih lama di uang kartal.

Karenanya, penggunaan uang tunai di Ciayumajakuning menurun di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

"Di sisi lain, penggguna QRIS dari kalangan pedagang meningkat, sekarang mencapai 81 ribuan," ujar Bakti Artanta.

Bakti menyampaikan, kini QRIS dapat digunakan tanpa harus bertatap muka antara pedagang dan pembeli.

Sebab, dalam aplikasi pembayaran atau dompet digital terdapat layanan untuk memindai QRIS dari galeri ponsel penggunanya.

Baca juga: Kisah Perempuan Papua Yang Jadi KOWAD, Susah Payah Tes, Kini Jadi Anak Buah Jenderal Andika Perkasa

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Tersengat Listrik di Sawah Milik Keluarga, Diduga Disebabkan oleh Ini

Bahkan, saat pembeli dan pedagang berada di daerah berbeda, tetapi tetap bisa bertransaksi menggunakan QRIS.

"Di manapun berada bisa bertransaksi menggunakan QRIS, dan sama sekali enggak ada biaya admin," kata Bakti Artanta.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved