Breaking News:

Dosen Jadi Korban Salah Tangkap, Wajah & Kepala Dipukul Polisi di Makassar: Saya Kira Itu Ajal Saya

Dosen Universitas Muslim Indonesia atau UMI Makassar berinisial AM (27) jadi korban salah tangkap dan korban tindakan represif oleh pihak kepolisian.

Istimewa
Kronologi Dosen UMI Makassar Ditangkap dan Dianiaya Polisi Saat Demo Omnibus Law 

TRIBUNCIREBON.COM - Unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja terus terjadi dimana-mana.

Unjuk rasa sebagai bentuk protes buruh dan mahasiswa berlangsung di berbagai kota di Indonesia termasuk di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Saat unjuk rasa berlangsung, terjadi ketegangan antara massa dengan aparat kepolisian yang bertugas khususnya di Makassar, Jl Urip Sumiharjo.

Di Makassar, seorang dosen Universitas Muslim Indonesia atau UMI Makassar berinisial AM (27) menjadi korban salah tangkap dan korban tindakan represif oleh pihak kepolisian.

Dosen muda bergelar Magister Hukum itu menjadi korban Salah Tangkap saat dirinya terjebak pada saat aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja berujung ricuh di Makassar pada 8 Oktober 2020.

 

Menanggapi hal tersebut Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum PBHI Sulsel Syamsumarlin mengatakan pihaknya akan mendampingi korban serta melakukan upaya-upaya pendampingan termasuk upaya untuk mendampingi korban melapor secara resmi ke institusi kepolisian.

"Secara kelembagaan, PBHI Sulsel mendesak agar Kapolda Sulsel memberikan atensi dan mengusut tuntas kasus ini. Serta memberikan tindakan tegas baik secara etik maupun proses pidana terhadap anggota yang melakukan tindakan pemukulan secara brutal terhadap korban Aan," ujarnya dalam konfresi pres di Kantor PBHI Sulsel, Minggu (11/10/2020).

Dikonfirmasi, Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Agoeng Adi Kurniawan mengatakan terkait salah satu dosen yang menjadi korban salah tangkap pihaknya baru mengetahui hal tersebut.

"Kita baru membaca berita tersebut namun belum tahu dan masih diselidiki. Kita juga belum dapat laporan," ujarnya.

Kronologi Lengkap

tribunnews
Kelompok mahasiswa dan buruh menggelar unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law, di Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Kamis (8/10/2020). Unjuk rasa ini berakhir rusuh. (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN)
Halaman
1234
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved