Breaking News:

BI Catat Ada 81 Ribu Pedagang se-Ciayumajakuning Gunakan QRIS, Paling Banyak dari Wilayah Cirebon

Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta, mengatakan, penggunaan QRIS itu menjadi pilihan metode pembayaran selain transaksi tunai.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon mencatat puluhan ribu pedagang di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) telah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta, mengatakan, penggunaan QRIS itu menjadi pilihan metode pembayaran selain transaksi tunai.

Hingga kini, menurut dia, sebanyak 81 ribuan pedagang di Ciayumajakuning telah menggunakan QRIS.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Tersengat Listrik di Sawah Milik Keluarga, Diduga Disebabkan oleh Ini

Baca juga: Amalan-amalan yang Baik Dikerjakan di Bulan Rabiul Awal, Jelang Maulid Nabi Muhammad SAW

"Jumlahnya terus meningkat, sekarang ada 81134 pedagang," ujar Bakti Artanta kepada Tribuncirebon.com, Senin (12/10/2020).

Ia mengatakan, dari jumlah tersebut, pedagang di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon menjadi yang paling banyak.

Sedikitnya terdapat 42764 pedagang di Kota dan Kabupaten Cirebon yang telah menggunakan QRIS untuk metode pembayarannya.

Baca juga: Puluhan Pendemo Dijemur Telentang di Aspal oleh Polisi di Cirebon, Fadli Zon: Pelanggaran Hak Asasi

Baca juga: Berkah Demo Tolak UU Cipta Kerja di Kuningan Viral TikTok, Dagangan Pedagang Asongan Laris Diborong

Selain itu, pengguna QRIS di Kabupaten Indramayu hingga kini telah mencapai 17309 pedagang.

"Di Kabupaten Majalengka ada 11091 pedagang dan Kabupaten Kuningan terdapat 9979 pedagang," kata Bakti Artanta.

Pihaknya pun mendorong para pedagang di Ciayumajakuning untuk menggunakan QRIS.

Pasalnya, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang penggunaan transaksi nontunai lebih disarankan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Viral Penipuan Berkedok Kartu Pra Kerja Dapat Bantuan Rp 600 Ribu, Ini Kata Admin prakerja.go.id

Baca juga: BREAKING NEWS: Baru Diumumkan, Kabupaten Kuningan Masuk Zona Merah Covid-19

Bahkti mengakui, berdasarkan hasil penelitian virus corona bisa bertahan lebih lama di uang tunai.

"Pedagang besar maupun kecil bisa menggunakan QRIS untuk setiap transaksinya," ujar Bakti Artanta.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved