Breaking News:

Demo Tolak Omnibus Law

VIDEO - Diguyur Hujan, Demo Aktivis Cipayung Plus Tak Bubar, Kapolres dan Anggota DPRD Pun Bertahan

demonstran juga meminta Ketua Badan Kehormatan DPRD Kuningan, komitmen dalam memproses Ketua DPRD Kuningan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aktivis Cipayung Plus di Kabupaten Kuningan, menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kuningan, Jumat (9/10/2020).

Aktivis mahasiswa dari berbagai organisasi ekstra kampus ini melakukan orasi dan menuntut DPRD Kuningan melakukan penolakan atas pengesahan UU Ciptakerja yang dilakukan DPR RI.

Selain itu juga, demonstran juga meminta Ketua Badan Kehormatan DPRD Kuningan, komitmen dalam memproses Ketua DPRD Kuningan, atas pernyataan  limbah Ponpes Husnul Khotimah saat memberikan keterangannya, kepada awak media.

“Kami minta DPRD Kuningan lakukan penolakan dan sepakat menandatangani petisi yang kami buat,” kata Ketua BEM (badan Eksekutif Mahasiswa, red) UNIKU Ujang di sela orasinya tadi.

Wakil Ketua DPRD Kuningan, H Dede Ismail, didampingi Ketua BK DPRD Kuningan, dr Toto Taufikuraman Kosim, yang menemui para mahasiswa, membacakan ulang petisi yang diajukan demonstran tadi.

Petisi yang dibacakan ulang itu di antaranya, DPRD Kuningan menyatakan sikap penolakan terhadap pengesahan UU Ciptakerja terhadap DPR RI. “Baik secara lisan dan tulisan,” ujar Dede saat membacakan petisi di tengah guyuran air hujan.

Demonstrasi itu diwarnai hujan deras yang mengguyur Kuningan. Walau begitu, para demonstran tak surutt semangatnya menyampaikan aspirasi.

“Tindakan ini bentuk sikap lapisan masyarakata dan mahasiswa di Kuningan yang tergabung akvis cipayung plus,” ungkap Asep sekaligus Ketua HMI Cabang Kuningan.

Curah hujan yang mengguyur cukup tinggi tidak mengubah posisi peserta aksi.  “Kita tetap sampaikan aspirasi hingga penandatanganan petisi selesai,” ujarnya.

Tidk hanya mahasiswa yang kehujanan, Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik dan sejumlah anggota polisi dan TNI pun sama merasakan basah kuyup akibat kehujanan tadi.

Selain itu, anggota DPRD Kuningan di antaranya, H Dede Ismail, dr Toto taufikurahman sekaligus Ketua BK DPRD Kuningan serta anggota DPRD lainnya tidak pindah tempat saat menerima aspirasi mahasiswa.

“Ini sudah menjadi tanggungjawab dan pelayanan kami, apapun yang dirasakan peserta aksi atau masyarakat, kami juga merasakan,” ungkap Susanto yang ikut kehujanan tadi didamping Deki Zaenal Mutaqin,Sri Laelasari, Nur Holis dan Hj Etik Widiawati. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved