Terkenal dari Majalengka & Indramayu, Pemkab Siap Rebut Label Mangga Gedong Gincu Asli Sumedang
Jadi kalau dengan ekspor, mangga gedong gincu ini akan lebih memperkuat, bahwa ini adalah produk dari Sumedang,
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang saat ini tengah memperkuat label mangga gedong gincu asli Sumedang, karena selama ini mangga tersebut terkenal dari Majalengka dan Indramayu.
Terlebih, sentra pertanian mangga gedong gincu tersebut juga terdapat di wilayah Desa Kadu, Lebaksiuh, Cintajaya, Cipicung (Kaleci), Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, untuk memperkuat label mangga gedong gincu merupakan asli Sumedang, pihaknya sudah melakukan berbagi cara, termasuk berkoordinasi dengan Dirjen Hortikultura.
"Kami terus menguatkan bahwa ini (mangga gedong gincu) milik Sumedang. Kemarin Dirjen Holtikultura sudah ke sini dan asosiasi petani mangga kita perkuat," ujarnya saat meninjau ruas Jalan Kaleci di Dusun Cibeber, Jumat (9/10/2020).
Dony mengakatan, sentra mangga gedong gincu tersebut pernah dilakukan pemasaran hingga ke luar negeri, sehingga terkait hal ini perlu ada penguatan pada kelembagaannya.
"Kemarin ekspor ke Rusia, jadi harus banyak bandarnya orang sini. Kalau bandarnya orang seberang, pasti diaku oleh daerah luar Sumedang," kata Dony.
• Jokowi Balas Surat Ridwan Kamil Soal Tolak UU Cipta Kerja: Semua Gubernur Wajib Dukung Omnibus Law
Atas hal tersebut, pihaknya akan segera membentuk dan memperkuat asosiasi petani mangga gedong gincu di daerah Desa Kadu, Lebaksiuh, Cintajaya, dan Desa Cipicung itu.
"Jadi kalau dengan ekspor, mangga gedong gincu ini akan lebih memperkuat, bahwa ini adalah produk dari Sumedang," ucapnya.
Selain itu, Dony juga meminta agar para petani bisa membuat packaging yang lebih bagus karena jika hal tersebut sudah dilakukan akan menaikan nilai jual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/mangga-gedong-gincu-dari-sumedang.jpg)