Breaking News:

Kapolres Kuningan: Aksi Damai Santri dan Ulama di Kuningan Masih Patuhi Protokol Kesehatan

usaha pencegahan dan penekanan di masa pandemi covid-19 sekarang, tidak hanya dengan melakukan operasi yustisi.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Massa santri dan ulama serta ormas di Kuningan menggeruduk Gedung DPRD Kabupaten Kuningan menuntut penyelesaian kasus diksi limbah yang dikeluarkan Ketua DPRD Kuningan, Rabu (7/10/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Upaya pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten Kuningan terus dilakukan jajaran petugas satgas covid-19 Kuningan.

“Jumlah pelanggar protokol kesehatan, hingga kini ada sebanyak 6 ribu warga pelanggar protokes,” kata Lukman disela kegiatan jumpa pers tadi, Rabu (7/10/2020).

Lukman mengatakan, usaha pencegahan dan penekanan di masa pandemi covid-19 sekarang, tidak hanya dengan melakukan operasi yustisi.

"Melainkan razia kendaraan dan knalpot bising pun kami lakukan,” katanya.

Tindakan ini, kata dia, semata untuk menciptakan kondusifitas lingkungan dan bisa saling melakukan pencegahan terhadap penyebaran covid-19 di daerah. “Hingga kini kami terus lakukan giat yustisi,” katanya.

Terlepas itu, kata Lukman mengenai aksi damai yang terjadi di halaman Gedung DPRD Kuningan tadi. “Dinilai masih mengikuti protokol kesehatan covid-19,” katanya.

Kemudian, imbuh dia untuk peserta sebelumnya sudah melakukan koordinasi dan menjamin untuk mengikuti standar kesehatan.

“Mereka tadi, semua masih menggunakan masker dan ada beberapa jarak dalam kegiatan tadi,” ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, ratusan aktivis dari 70 komponen organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Kuningan mendatangi gedung DPRD Kuningan di Jalan RE Martadinata, Rabu (7/10/2020). 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved