Breaking News:

Data BPBD Majalengka, Selama September 2020, Ada 4 Bencana Terjadi di Kota Angin

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Majalengka, Agus Permana mengatakan, kriteria bencana terjadi hanya pada kategori cuaca ekstrem.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Permana 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mencatat ada 4 kasus bencana alam terjadi di Majalengka selama periode bulan September 2020.

Jumlah itu didominasi pada kategori bencana cuaca ekstrim.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Majalengka, Agus Permana mengatakan, kriteria bencana terjadi hanya pada kategori cuaca ekstrem.

Mengingat, beberapa waktu lalu fenomena angin kencang kembali melanda kabupaten yang juga disebut kota angin tersebut.

Sedangkan, yang lainnya tidak terjadi atau nihil.

"Dari peristiwa itu, tidak ada korban. Hanya saja kerusakan ringan dan langsung bisa diatasi," ujar Agus, Rabu (7/10/2020).

Agus menyampaikan, peristiwa itu dapat diprediksi mengingat sudah beralihnya masa musim penghujan ke kemarau.

Di musim kemarau sendiri, selain cuaca ekstrim, potensi bencana kebakaran dan kekeringan mudah terjadi.

"Kita ketahui bersama, musibah musim kemarau tidak lain yakni kekeringan, kebakaran hutan dan lahan dan lain sebagainya. Khususnya di daerah zona merah yang setiap tahunnya telah terjadi," ucapnya.

Pihaknya pun, sambung Agus, sudah memilah berbagai kategori dalam menghadapi suatu bencana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved