Breaking News:

Ratusan Warga di Pangandaran ke Luar Rumah Tanpa Masker, Langsung Dirazia, Kena Sanksi Sosial

Hari ini ada sebanyak 122 warga yang terjaring razia karena tidak pakai masker. Semua dapat sanksi,

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ilustrasi - Warga yang terjaring razia masker saat dihukum push up di Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (18/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS - Meski tim gabungan nyaris tiap hari menggelar operasi yustisi  di Pangandaran, tetap saja ada warga maupun wisatawan yang terjaring razia karena tidak  memakai masker. Bahkan jumlahnya sampai ratusan.

Seperti operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan di lokasi favorit  di Bunderan Tugu Ikan Marlin gerbang masuk kawasan Pantai Pangandaran, Selasa (8/10) siang setidaknya ada 122 orang yang terjaring razia masker.

“Hari ini ada sebanyak 122 warga yang terjaring razia karena tidak pakai masker. Semua dapat sanksi,” ujar Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi Selasa (6/10).

Bupati Cirebon Minta Aparat dan MUI Dilibatkan dalam Penanganan Jenazah Pasien Covid-19

Gempa M 4,2 di Siang Bolong Guncang Pangandaran, Orang-orang Perkantoran Berlarian Takut Tsunami

Belasan Anak-anak di Kulon Progo Terpapar Covid-19, Ada Bayi 5 Bulan Juga, Semua Diisolasi Mandiri

Dari 122 warga dan wisatawan yang terjaring razia tidak pakai masker tersebut tak hanya identitas dirinya dicatat. Tetapi mereka juga mendapatkan sanksi.

Menurut Kompol Suyadi,  5 orang di antaranya mendapat teguran lisan dan 70 teguran tertulis. Sebanyak 7 orang mendapat sanksi sosial menyanyikan lagu wajib “Indonesia Raya”.  Serta 40 orang lainnya kena sanksi fisik, push -up .

Karena operasi yustisinya berlangsung bukan pada hari libur, dari 122 orang yang terjaring razia karena tidak pakai masker Selasa (6/10) siang tersebut sebagian besar adalah warga. Hanya segelintir wisatawan.

Operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan, Selasa (6/10) tersebut menurut Kompol Suyadi melibatkan  60 personil gabungan. Yang terdiri dari  15 anggota TNI, 15 anggota Polsek Pangandaran, 15 anggota Satpol PP Pangandaran, 11 pesonl Dishub dan 4 orang karyawan Dinas Pariwisata Pangandaran.

Sasarannya adalah pengguna jalan, pengendara sepeda motor maupun pengemudi mobil dan penumpangnya yang sedang melintas di Bunderan Tugu Ikan Marlin Pangandaran.

Gencarnya pelaksanaan opereasi yustisi penegakan disiplin adaptasi kebiasaan baru (AKB) tersebut katanya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19. Terlebih saat ini Pangandaran menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved