Breaking News:

Janda di Kuningan Teribat Kasus Sabu

Ngaku Stres Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Janda di Kuningan kepada Polisi: Saya Pakai Sabu-sabu

Adapun oknum mahasiswa yang tertangkap tangan oleh Petugas Kepolisian Polres Kuningan, akibat banyak waktu di luar kegiatan belajar.

Ahmad Ripai/Tribuncirebon.com
Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik di dampingi Waka Polres Kompol Jaka Mulyana dan Kasat Narkoba AKP Airp Budi Hartoyo saat berikan keterangan kepada awak media di Aula Polres Kuningan 

Polisi juga menyita enam paket narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik bening warna putih, yang tersimpan di dalam tas selempang warna hitam merk Tonga.

"Barang bukti yang disita adalah tujuh paket narkotika jenis sabu-sabu seberat 3,66 gram, enam paket narkotika jenis sabu-sabu seberat 5,36 gram, dua HP berikut tiga kartu SIM, dan satu alat hisap (bong)," kata Lukman.

Empat pengedar dan pengguna narkoba tersebut melanggar Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 127 Ayat (1) Huruf a Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling ringan 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit delapan ratus juta rupiah.

Kepada polisi, TR alias E (43), janda beranak dua, Warga Kecamatam Cigugur, Kuningan, mengaku menggunakan sabu-sabu karena tak kuat menghadapi pandemi Covid-19.

"Karena Covid-19 saya pakai sabu-sabu," ujar TR kepada Kapolres, siang kemarin.

TR mengatakan dia baru beberapa kali mengunsumsi narkoba.

TR ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari warga.

Adapun oknum mahasiswa yang tertangkap tangan oleh Petugas Kepolisian Polres Kuningan, akibat banyak waktu di luar kegiatan belajar.

"Iya saya baru dua bulan kenal dengan narkoba sabu ini," kata YH sekaligus Warga Kecamatan Lebakawangi saat ditanya tadi, Rabu (30/9/2020).

TR, yang masih tercatat sebagai mahasiswa perguruan tinggi swasta, mengaku terjun dalam dunia narkoba akibat kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara daring selama pandemi Covid-19.

TR mengaku hanya mengonsumsi narkoba dan membantah jadi pengedar.

Kasat Narkoba Polres Kuningan AKP Arip Budi Hartoyo mengatakan mahasiswa itu ditangkap di rumahnya, di Kecamatan Lebakwangi.

"Penangkapan dilakukan setelah dua minggu kami melakukan penyidikan dan pengumpulan data dan bahan keterangan, sebab menangkap pelaku dugaan kasus narkoba tidak sembarang dilakukan," kata Budi. 

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved