Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Mulai Hari Ini Tak Ada Lagi Alat Peraga Sosialisasi Paslon yang Tak Sesuai Ketentuan di Indramayu

Nurhadi mengatakan, penertiban itu dieksekusi langsung oleh Satpol PP dan disaksikan Bawaslu dan KPU Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Petugas Satpol PP saat menertibkan APS para calon kepala daerah yang tidak sesuai ketentuan di jalan protokol kota Indramayu, Rabu (30/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Alat Peraga Sosialisasi (APS) para calon kepala daerah di Kabupaten Indramayu yang tidak sesuai ketentuan mulai ditertibkan hari ini, Rabu (30/9/2020).

Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Nurhadi mengatakan, penertiban itu dieksekusi langsung oleh Satpol PP dan disaksikan Bawaslu dan KPU Kabupaten Indramayu.

"Jadi hari ini kami bersama Satpol PP kemudian KPU tadi pagi sudah rapat perihal penertiban APS di jalan protokol perkotaan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Penertiban itu nantinya akan dilanjutkan di seluruh Kecamatan di Kabupaten Indramayu.

"APS yang ditertibkan karena tidak sesuai ketentuan, belum ada foto pasangan, nomor urut, dan lain-lain," ujar dia.

Masih dijelaskan Nurhadi, ketentuan alat peraga kampanye (APK) sudah diatur dalam PKPU Nomor 11 Tahun 2020.

Di dalamnya dijelaskan, untuk Baliho dan videotron atau billboard yang diperbolehkan masing-masing hanya berjumlah 15 buah di tingkat Kabupaten per pasangan calon.

Untuk jumlah umbul-umbul, maksimal paling banyak sebanyak 60 buah di tingkat kecamatan.

Sedangkan untuk spanduk, secara keseluruhan sebanyak 6 buah di tingkat desa.

Nurhadi menjelaskan, jumlah tersebut merupakan total APK yang boleh dipasang, terdiri dari APK yang dibuat KPU dan APK yang dibuat masing-masing paslon.

Ayah Meli Jawara Lida 2020 Akui Tak Punya Sumur dan Bak Mandi, Tiap Hari Pergi ke Sungai Bawa Air

Sebelum Mati Ditembak DN Aidit Dalang G30S/PKI Berikan Pesan Terakhir, di Tepi Sumur Ia Dihabisi

Di Pilkada Indramayu 2020, kelonggaran jumlah batasan APK masing-masing paslon diketahui sebesar 200 persen dari jumlah yang dibuat KPU.

"Jadi tidak boleh ada lagi alat peraga yang tidak sesuai ketentuan, kalau ada yang tidak sesuai sanksinya langsung ditertibkan," ucapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved