Breaking News:

Virus Corona Kuningan

Disdik Kuningan Tak Beri Izin KBM Tatap Muka dalam Waktu Dekat Imbas Klaster Ponpes Husnul Khotimah

Demikian hal itu dikatakan Kepala Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan, Uca Sumantri saat dihubungi ponselnya, Rabu (30/9/2020).

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
ilustrasi Kadisdik Kuningan Uca Somantri saat menggelar jumpa pers, Jumat (24/7/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Imbas Ponpes Husnul Khotimah yang masuk klaster pendidikan di Kabupaten Kuningan, kontan membuat sejumlah lembaga pendidikan kembali melakukan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar, red) daring alias online.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan, Uca Sumantri saat dihubungi ponselnya, Rabu (30/9/2020).

Diketahui sebelumnya, kata Uca, ada tiga lembaga pendidikan menengah atau SMP di Kabupaten Kuningan yang melangsungkan simulasi KBM tatap muka.

"Ada tiga SMPN di daerah KBM tatap muka melakukan simulasi dan ada 16 SD minta izin simulasi KBM tatap muka, cuma petugas Covid-19 di masing-masing daerah tidak berikan rekomendasi, akibat klaster terjadi di lembaga pendidikan lain," ungkapnya.

Uca mengatakan, jumlah sekolah di Kabupaten Kuningan, baik dari SMP dan SD itu jumlahnya mencapai 712.

"Jumlah tersebut di antaranya sebanyak 107 SMP dan 655 SD," ujarnya.

Kapan mulai dilakukan KBM tatap muka, kata Uca, pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan belum memberikan kepastian.

"Segera melakukan peninjauan selama dua minggu kedepan," katanya.

Sebab, kata dia, dalam klaster Ponpes Husnul Khotimah beberapa waktu kebelakangan ada juga tenaga pendidikan yang terpapar.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved