Breaking News:

Garam Indramayu dan Cirebon akan Jadi Bagian Bansos Provinsi Jabar Tahap III

Direktur Utama PT Agro Jabar Kurnia Fajar mengatakan penugasan yang diberikan pada pihaknya dipastikan terlaksana.

Istimewa
Gudang garam lokal di Indramayu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - BUMD PT Agro Jabar memenuhi penugasan Pemprov Jawa Barat untuk menyerap potensi garam petani lokal.

Penyerapan ini terkait dengan pemenuhan kebutuhan garam untuk Bantuan Sosial Tahap III yang akan segera diberikan Pemprov Jabar kepada warga terdampak Covid-19.

Direktur Utama PT Agro Jabar Kurnia Fajar mengatakan penugasan yang diberikan pada pihaknya dipastikan terlaksana.

Pihaknya mulai menyerap sebagian produksi garam baku yang berada di Indramayu dan Cirebon.

“Intinya, Agro Jabar sudah mulai menyerap garam petani di Jabar,” katanya saat dihubungi, Senin (28/9).

Kurnia mengatakan rencana menyerap produksi garam lokal didahului penugasan pemenuhan garam untuk bansos.

Pihaknya mencatat kebutuhan garam untuk diberikan pada penerima bansos tahap III mencapai 1.000 ton.

“Dari target 1.000 ton, kami serap secara bertahap. Menyesuaikan produksi di pabrik yang memiliki izin edar,” ujarnya.

Pada tahap awal, setidaknya pihaknya sudah menyerap stok garam baku milik koperasi Babad Jaring Mulia dan anggotanya, sekitar 300 ton.

Setelah diserap garam tersebut lalu diproses untuk dicampur yodium sesuai standar kesehatan.

Perjuangan Istri Jenderal AH Nasution Selamatkan Suami Saat G30S PKI Hingga Tewasnya Ade Irma

25 Ribu Jiwa Warga Garut Selatan Terancam Tsunami 20 Meter, Akan Sulit Dievakuasi

Halaman
12
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved