Breaking News:

Gara-gara Bikin Status di Facebook, Wanita Ini Dikeroyok Tetangga Sampai Babak Belur

Para pelaku, H (26), RW (36), dan RS (30) melakukan pengeroyokan gara-gara tersinggung unggahan status Facebook korban.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi - Preman pasar di Medan aniaya anggota TNI Praka B, main keroyokan, usai korban cidera malah disekap 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang perempuan berinisial HI (31) mengalami luka serius di wajahnya setelah dikeroyok tetangganya sendiri.

Korban dikeroyok tetangga kosnya sendiri gara-gara unggahan status di Facebook-nya.

Para pelaku, H (26), RW (36), dan RS (30) melakukan pengeroyokan gara-gara tersinggung unggahan status Facebook korban.

 VIDEO-Korban Kekerasan Seksual Oleh Ayah Kandung di Sukabumi Sering Halusinasi, Masih Trauma Berat

Tak terima dengan kejadian yang dialaminya, korban pun melapor ke polisi.

Dilansir dari Kompas.com, diketahui, peristiwa itu terjadi di Jalan Sungai Cekerang, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (28/9/2020).

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengatakan, kejadian berawal saat korban menggunggah status di Facebok-nya yang berisi sindiran hingga membuat para pelaku tersinggung.

Usai mengunggah statusnya di Facebook, korban kemudian didatangi oleh tiga pelaku dan terjadilah pengeroyokan tersebut.

"Korban ini bikin status di Facebook mengatakan ada kebun binatang di sini di kamar kostnya dan keluarkan bahasa kotor yang kemudian (membuat) pelaku ini tersinggung karena yang sering bersama korban itu cuma pelaku," kata Halim, Senin.

 Tersangka Pelecehan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soetta Diperiksa Kejiwaannya

Tak terima dengan kejadian yang dialaminya, korban kemudian melaporkannya ke polisi hingga ketiga pelaku ditangkap.

Mereka ditangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Sungai Cerekang, Senin siang.

"Ada tiga pelaku yang kami amankan, semuanya perempuan. Korban dikeroyok di kamar kos dan melaporkannya ke kami," kata Panit I Reskrim Polsek Panakukkang Ipda Abdul Rahman.

Kepada polisi, kata Rahman, para pelaku mengakui perbuatannya telah mengeroyok korban dengan cara memukulnya.

"Korban mengalami luka yang serius di wajah. Para pelaku mendatangi korban dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korbannya," ujarnya.

 Gadai Abal-abal, Waspada Ini 50 Usaha Gadai Swasta Tak Berizin

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved