Breaking News:

DP3AKB Majalengka Siapkan Diri Hadapi Kejuaraan Anugerah Parahita Ekapraya 2021

Menurut Kepala DP3AKB Majalengka, Rieswan Graha, kejuaraan tersebut setiap dua tahun sekali terus dievaluasi oleh pihak kementerian.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Bola Dunia yang berada di Bunderan Munjul, Kabupaten Majalengka diresmikan oleh Bupati Majalengka, Selasa (31/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Majalengka menyiapkan penilaian Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI di tahun 2021 mendatang.

Hal itu, setelah dua kali Pemerintah Kabupaten Majalengka mempertahankan peraihan juara sejak tahun 2014 lalu.

Menurut Kepala DP3AKB Majalengka, Rieswan Graha, kejuaraan tersebut setiap dua tahun sekali terus dievaluasi oleh pihak kementerian.

Guna memastikan kelangsungan keberpihakan terhadap kaum perempuan di Kabupaten Majalengka.

Keberpihakan terhadap gender ini, tidak hanya dinilai dari peran pemerintah.

Namun juga, dari dunia industri, komunitas serta akademisi sejauh mana mengedukasi masyarakat soal kesetaraan gender dan memberikan perlindungan bagi kaum perempuan.

"Bagi industri diharapkan para pelaku usahanya adalah perempuan karenanya pemberdayaan perempuan harus terus di lakukan agar mereka tidak bergantung pada kaum lelaki," ujar Rieswan, Kamis (24/9/2020).

Sedangkan, jelas dia, peran dunia industri diwajibkan memfasilitasi kebutuhan kaum perempuan, seperi ruang laktasi, kantin, mushola hingga toilet khusus perempuan yang selama ini dinilai kurang diperhatikan.

Sebulan Sebelum Kena Serangan Jantung Muncul Tanda-tanda Ini, Waspada Jika Anda Mengalaminya

Lowongan Kerja BUMN Terbaru, PT Taspen Tengah Membuka Beberapa Posisi untuk Lulusan D3 dan S1

Bahkan, jumlah toilet yang tersedia dinilai masih terbatas.

“Kuota pekerja laki laki dan perempuan di setiap industri presentasenya tentu tidak perlu 50 persen tapi seimbang,” ucapnya Rieswan yang mengingatkan sejumlah perusahaan untuk tidak merekrut tenaga kerja dengan usai dibawah umur.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved