Breaking News:

Angin Puting Beliung Terjang Kabupaten Cirebon, Dua Orang Luka Ringan, 25 Unit Rumah Rusak Ringan

Pada masa peralihan musim tersebut, perlu diwaspadai adanya potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/p

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa/BNPB
Sejumlah rumah mengalami kerusakan ringan setelah diterjang angin puting beliung di Desa Karangmalang, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Cirebon, Selasa (22/9/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Sedikitnya dua orang luka ringan setelah angin puting beliung disertai hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Desa Karangmalang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (22/9) pukul 14.40 WIB.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, sebagaimana Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati , melalui rilis yang diterima TribunCirebon.com, Rabu (23/9/2020), bencana yang juga dipicu oleh faktor cuaca tersebut juga berdampak pada 33 KK/48 jiwa. Adapun sebanyak 25 unit rumah dilaporkan rusak ringan (RR) atas peristiwa tersebut.

BPBD Kabupaten Cirebon telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait serta membantu percepatan penanganan dampak bencana tersebut.

Sementara itu, prakiraan cuaca menurut hasil monitoring Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selama periode bulan September-Oktober terjadi peralihan musim (pancaroba) dari kemarau menuju penghujan di beberapa wilayah Indonesia, di mana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.

Pada masa peralihan musim tersebut, perlu diwaspadai adanya potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es.

 BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020, dimana diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-Nopember 2020.

Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia, dimana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.

Pada masa peralihan musim ini, perlu diwaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es.

BMKG memprediksikan dalam periode sepekan ke depan, hujan dengan INTENSITAS LEBAT yang dapat disertai kilat/petir berpotensi terjadi di wilayah sebagai berikut:

Periode 22-24 September 2020:

  • Aceh,
  • Sumatera Utara,
  • Sumatera Barat,
  • Riau,
  • Jambi,
  • Sumatera Selatan,
  • Lampung,
  • Jawa Barat,
  • Jawa Tengah,
  • Jawa Timur,
  • Kalimantan Barat,
  • Kalimantan Tengah,
  • Kalimantan Timur,
  • Kalimantan Selatan,
  • Kalimantan Utara,
  • Sulawesi Utara,
  • Gorontalo,
  • Sulawesi Tengah,
  • Sulawesi Barat,
  • Sulawesi Selatan,
  • Maluku,
  • Maluku Utara,
  • Papua Barat, dan
  • Papua.
Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved