Virus Corona Cirebon
Dinkes Pemkab Cirebon Optimis Swab Test Massal Bisa Selesai Dua Hari Meski Bertambah 8000 Target
Menurut dia, hal itupun telaj menjadi komitmen bersama Laboraturium Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Swadaya Gunungjati (UGJ) Cirebon.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Target swab test massal yang dilakukan Pemkab Cirebon bertambah menjadi 30 ribu warga hingga akhir 2020.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, menegaskan komitmen jajarannya untuk menyelesaikan hasil uji laboraturium sampel selesai dalam dua hari.
Menurut dia, hal itupun telaj menjadi komitmen bersama Laboraturium Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Swadaya Gunungjati (UGJ) Cirebon.
"Pemeriksaan sampel spesimen dari swab test massal ini dilakukan di FK UGJ, kami berkomitmen dalam dua hari hasilnya sudah diketahui," kata Enny Suhaeni kepada Tribuncirebon.com, Selasa (22/9/2020).
Ia mengatakan, peralatan yang digunakan juga sudah mumpuni, dari mulai alat PCR biasa hingga PCR Portable.
Pemeriksaan menggunakan PCR Portable hasilnya bisa diketahui dalam waktu 45 menit.
Selain itu, kapasitas PCR Portable juga lebih banyak dibanding alat lainnya.
"PCR Portable bisa delapan sampel sekali running, kalau PCR biasa hanya enam sampel dan waktunya hingga enam jam," ujar Enny Suhaeni.
Bahkan, PCR Portable juga bisa digunakan untuk mempercepat tracing kontak erat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 maupun kasus suspek.
• Foto KTP-nya Tampak Cantik, Gadis Kelahiran Majalengka Ini Viral, Bikin Netizen Iri
• Lelang 2 Rumah Murah di Cirebon dan Indramayu, Buruan Cek Unit dan Penawarannya di Sini!
Misalnya, saat ada pasien yang meninggal dunia diduga karena Covid-19, PCR Portable digunakan untuk uji sampel kontak eratnya.
Agar hasilnya bisa cepat didapatkan dan ditindaklanjuti untuk ditangani secepatnya.
"PCR Portable juga bisa dibawa ke daerah-daerah yang terpencil, sehingga hasilnya langsung didapatkan setelah pemeriksaan," kata Enny Suhaeni.
Tambah Target 8.000 Test
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menambah target swab test massal sebanyak 8000 orang.
Pasalnya, target swab massal minimal satu persen dari jumlah penduduk Kabupaten Cirebon telah tercapai.
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, jumlah warga Kabupaten Cirebon yang telah diswab test mencapai 23.303 orang.
Karenanya, pihaknya menambah target swab test massal menjadi 30 ribu orang.
Ia mengatakan, penambahan target swab test massal itupun telah dimasukkan dalam APBD Perubahan 2020.
Nantinya, swab test tersebut dilakukan kepada kontak erat pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Selain itu, swab test tersebut dilakukan terhadap pegawai di lingkungan perkantoran Pemkab Cirebon.
"Jika hasil uji labnya dinyatakan positif Covid-19, maka langsung ditindaklanjuti tracing kontak eratnya," kata Enny Suhaeni.
Pihaknya menargetkan target swab massal 30 ribu warga tersebut akan tercapai pada akhir tahun ini.
Namun, Enny mengakui jika target tersebut telah tercapai maka tidak menutup kemungkinan swab test massal tetap dilaksanakan.
• Foto KTP-nya Tampak Cantik, Gadis Kelahiran Majalengka Ini Viral, Bikin Netizen Iri
• Lelang 2 Rumah Murah di Cirebon dan Indramayu, Buruan Cek Unit dan Penawarannya di Sini!
Terlebih saat jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab test massal itu bertambah.
"Karena, setiap ada pasien yang dinyatakan positif tracing kontaknya minimal 20 orang dan semuanya diswab test," ujar Enny Suhaeni.