Breaking News:

Supplier Beras Berisi Biji Plastik di Cianjur Bakal Dipanggil Tim Koordinasi Kabupaten

Tim koordinasi kabupaten akan memanggil supplier pemasok beras yang diduga terdapat biji plastik bening di wilayah Kecamatan Bojongpicung Cianjur

Tribun Jabar/Ferri Amiril
Tim kecamatan kembali memeriksa beras bantuan BPNT di Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Tim koordinasi kabupaten akan memanggil supplier pemasok beras yang diduga terdapat biji plastik bening di wilayah Kecamatan Bojongpicung, Cianjur.

"Hasil investigasi pihak kecamatan terhadap dugaan beras bantuan yang terdapat butiran biji plastik kami serahkan ke tim koordinasi kabupaten yang akan memanggil supplier," ujar Camat Bojongpicung, Ejen Zainal Mutaqin, melalui sambungan telepon, Senin (21/9/2020).

Ada Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Petugas Medis di Bandara Soetta, Polisi Periksa CCTV

Ia mengatakan, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam temuan biji plastik dalam beras tersebut diserahkan kepada tim koordinasi kabupaten.

"Kalau memang ada unsur kesengajaan tentu akan ada sanksi," ujarnya.

Ia mengatakan, sejak beredarnya kabar ada biji plastik dalam beras, pihaknya bersama dengan Bhabinkamtibmas desa terus menelusuri kebenarannya.

"Hasil penelusuran kemarin tak ditemukan lagi, jadi tetap kepada hasil kemarin 8 KPM sesuai laporan RT dari dua kampung," katanya.

Makam Baru Sehari, Dibongkar Orang, Selembar Kain Kafan Hilang, Ditemukan Kembali Bersama Boneka

Ia mengatakan, delapan keluarga penerima manfaat (KPM) yang mengeluh ada biji plastik dalam beras bantuan BPNT berasal dari tiga RT.

Tiga RT tersebut berada di Kampung Margaluyu dan Kampung Kebon Cengkeh.

"Rata-rata warga mengetahui saat akan memasak beras tersebut," katanya.

Camat mengatakan, dugaan beras berisi biji plastik tersebut berasal dari satu e-warung yang membawahi 130 KPM.

Ramalan Zodiak Besok, Selasa 22 September 2020: Aries Waspadai Penipuan, Diet Pisces Berhasil

Camat mengatakan ia sudah berkeliling ke delapan keluarga penerima manfaat untuk memeriksa kondisi kesehatan warga yang diduga sudah mengonsumsi beras berisi biji plastik.

"Alhamdulilah semua kondisinya dalam keadaan sehat, tadi kami sudah berkeliling bersama dengan bidan desa untuk memeriksa kondisi kesehatan warga," kata Camat.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved